Breaking News:

Konflik di Afghanistan

Aturan Baru Taliban, Larang Tukang Cukur di Afghanistan Pangkas Jenggot Pria, Putar Musik Pun Jangan

Aturan yang represif ini seperti ketika mereka berkuasa pada 1996-2001 dengan menerapkan hukum Syariat Islam versi mereka.

AFP/BULENT KILIC (AFP/BULENT KILIC)
Seorang anggota Taliban berjaga di dalam penjara Pul-e-Charkhi di Kabul pada 16 September 2021. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Taliban kembali mengeluarkan aturan baru yang wajib dijalankan bagi warga negara Afghanistan.

Aturan yang represif ini seperti ketika mereka berkuasa pada 1996-2001 dengan menerapkan hukum Syariat Islam versi mereka.

Kini para pria di Afghanistan dilarang mencukur atau memotong jenggot.

Tak hanya cukur jenggot, mereka juga dilarang memainkan musik di tempat mereka.

Semua aturan itu diklaim atas dasar hukum syariat Islam.

Sosok Adisoerya Abdi Eks Suami Meriam Bellina, Tak Kalah Mentereng sama Hotman Paris, Punya 2 Putra

Taliban Larang <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/tukang-cukur' title='Tukang Cukur'>Tukang Cukur</a> <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/pangkas' title='Pangkas'>Pangkas</a> Jenggot Pria, Bisa Ditangkap Jika Melanggar

Dilansir BBC, kelompok militan itu mengatakan, menghilangkan jenggot melanggar hukum Islam. 

Bahkan, menurut polisi agama Taliban, orang yang melanggar aturan ini akan dijatuhi hukuman.

Sejumlah tukang cukur di Ibu Kota Kabul juga mengaku diberitahu hal ini oleh Taliban.

Instruksi ini sama dengan aturan ketat yang diberlakukan Taliban di Afghanistan saat berkuasa pada akhir 90an.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved