Breaking News:

Penemuan Mayat

Diduga Akhiri Hidup Setelah Bunuh Remaja Richaldo Piri, Lansia Minsel Ini Pernah Aniaya Isteri

Rentje Lumowa (70-an) mayat pria lansia yang ditemukan tergantung di samping mayat cucunya Richaldo Piri (12)) diduga adalah pelaku pembunuhan.

Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
Kompas.com
Ilustrasi - Rentje Lumowa (70-an) mayat pria lansia yang ditemukan tergantung di samping mayat cucunya Richaldo Piri (12)) diduga adalah pelaku pembunuhan Richaldo. 

TRIBUNMANADO.CO ID, Manado - Kasus dugaan gantung diri setelah membunuh cucunya di Desa Tondei Dua, Kecamatan Motoling Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Senin (27/9/2021) mengungkap fakta-fakta baru.

Informasi diperoleh, Rentje Lumowa (70-an) mayat pria lansia yang ditemukan tergantung di samping mayat cucunya Richaldo Piri (12)) diduga adalah pelaku pembunuhan Richaldo.

Di dekat kedua mayat itu, juga ditemukan dua bilah barang tajam, yakni pisau dan parang. Senjata tajam ini disinyalir digunakan untuk membunuh Richaldo.

Kepala Jaga 5, Desa Tondei Dua, Harce Kawengian, menjelaskan, isteri Rentje Lumowa pernah memberikan informasi bahwa Rentje rutin minum obat medis.

"Tapi saya tidak bertanya lagi obat apa yang rutin dia (Rentje) minum. Yang pasti, dia tidak boleh putus minum obat," ungkap Harce.

Bahkan, informasi lain yang diperoleh, Rentje Lumowa pernah menganiaya isterinya hingga lebam.

Ada dugaan, emosi Rentje Lumowa sering tidak stabil jika tidak mengonsumsi obat-obatan medis.

Penemuan mayat itu berawal saat isteri Rentje mau memanggil suaminya untuk makan.

Namun, saat dia memasuki kamar tidur, dia menemukan suaminya sudah tewas tergantung.

Sementara di atas tempat tidur, cucunya sudah tidak bernyawa dengan leher nyaris putus akibat tebasan senjata tajam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved