Penemuan Jasad di Kaltim

Hasil Autopsi Tulang Belulang Forensik Cocokkan dengan DNA Orangtua, Pastikan Jasad Julia

Sejumlah fakta baru seputar kasus pembunuhan Juwanah alias Julia yang ditemukan tewas dalam kondisi tinggal tulang belulang.

Editor: Shity Nurjanah
HO/Warga
Foto Juwanah alias Julia semasa hidup, perempuan 25 tahun asal Kecamatan Muara Ancalong Kutai Timur ini menjadi korban kekerasan, jasadnya baru ditemukan pagi tadi, Jumat (24/9/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hasil Autopsi Tulang Belulang Forensik Cocokkan dengan DNA Orangtua, Pastikan Jasad Julia

Setelah 16 hari menghilang, keberadaan Julia mulai terkuak.

Hal itu setelah Unit Jatanras Polresta Samarinda menemukan sesosok jasad dalam kondisi tinggal tulang belulang di daerah tembus Jongkang, Jalan Eks Projakal, Kelurahan Loa Lepu, Kilometer 8, Jalan Trans Samarinda-Kutai Kartanegara, Jumat (23/9/2021) dini hari.

Jasad yang diduga Juwanah alias Julia sedang dalam proses autopsi di RSUD AW Syahranie, Samarinda.

Selain untuk memastikan detail penyebab dan waktu kematian, tim forensik juga akan memastikan jasad yang tinggal tulang belulang itu adalah Juwanah.

Inafis dan tim forensik akan mencocokkannya dengan DNA orangtua Juwanah.

Sejumlah fakta baru seputar kasus pembunuhan Juwanah alias Julia yang ditemukan tewas dalam kondisi tinggal tulang belulang di Kutai Kartanegara (Kukar) terungkap.

Kematian perempuan asal Muara Ancalong  Kutai Timur, Juwanah alias Julia (25) yang diduga jadi korban kejahatan ini, masih menyisakan tanda tanya.

Jasad Juwanah ditemukan sudah menjadi tulang belulang di kawasan Jongkang, Jalan Eks Projakal, Kelurahan Loa Lepu, Kilometer 8, Jalan Trans Samarinda-Kutai Kartanegara dan telah di evakuasi kepolisian ke RSUD AW Syahranie.

Foto Juwanah alias Julia semasa hidup, perempuan 25 tahun asal Kecamatan Muara Ancalong Kutai Timur ini menjadi korban kekerasan, jasadnya baru ditemukan pagi tadi, Jumat (24/9/2021). (HO/Warga)

Tadi malam sekira pukul 22.30 sampai 00.10 WITA, autopsi jasad Juwanah juga dilakukan oleh dokter forensik rumah sakit plat merah ini.

"Dari hasil autopsi yang dilakukan oleh dokter forensik RSUD AW Sjahranie, pada tubuh korban ditemukan tali sepanjang 1,5 meter melilit di bagian bawah rambut," ungkap Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kasubnit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi, Sabtu (25/9/2021) dini hari.

Selain itu, pihaknya juga mengecek tusukan benda tajam di tubuh korban yang diakui pelaku Rendi, yang tidak lain adalah seorang sopir di tempat korban Juwanah bekerja.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved