Breaking News:

Penikaman

Seorang Anggota TNI AD Tewas Ditikam, Pelaku Memohon Maaf, Berikut Kronologi Lengkapnya

Pelaku penusukan yang menewaskan seorang anggota TNI AD memohon maaf kepada keluarga korban dan pimpinan satuan tempat korban bertugas.

TRIBUN MEDAN
Seorang anggota TNI tewas ditikam. Foto ilustrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelaku penusukan yang menewaskan seorang anggota TNI AD memohon maaf kepada keluarga korban dan pimpinan satuan tempat korban bertugas.

Kejadian penusukan atau penikaman tersebut terjadi di Depok, Jawa Barat Rabu (22/9/2021) malam.

Pelaku kemudian ditangkap polisi untuk proses hukum. 

Baca juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang Akan Terjadi Sabtu 25 September 2021, Info BMKG 25 Daerah Berpotensi

Baca juga: Gempa Tadi Malam Pukul 23.39 Wita, Terjadi di Darat, Berikut Lokasi Titik Pusatnya

Baca juga: Niat dan Doa Sholat Tahajud, Amalan di Sepertiga Malam

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, didampingi Dandim 0508/Depok, Kolonel (Inf) Agus Isrok Mikroj, sat memimpin ungkap kasus penusukan personel TNI di Polres Metro Depok, Jumat (24/9/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Saat berada di Polres pelaku penusukan memohon maaf

“Minta maaf Bapak untuk perlakuan saya kepada anggota Bapak, terutama buat keluarganya saya minta maaf,” ujar I pada Komandan Menzikon Pusziad, Kolonel Czi Nurdihin, yang hadir dalam ungkap kasusnya di Polres Metro Depok, Pancoran Mas, Jumat (24/9/2021).

Korban adalah Sertu LO, dia adalah anggota TNI AD yang berdinas di Resimen Zeni Konstruksi (Menzikon) Pusat Zeni TNI Angkatan Darat.

Menanggapi insiden yang menewaskan seorang personelnya, Kolonel Czi Nurdihin mengatakan pihaknya menyerahkan seluruh proses hukum pada pihak kepolisian.

“Pelaku merupakan WNI (Warga Negara Indonesia) dalam artian sipil, kami percaya pada polres yang akan melakukan proses hukum lanjutan,” tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved