Breaking News:

Berita Sulut

Ini Kata Pengamat Epidemiologi Soal Dibuka Kembali Bioskop di Manado

Terkait akan dibukannya tempat hiburan dan bioskop di Kota Manado, Pengamat Epidemiologi Sulut, Jonesius Manoppo

Penulis: Majer Lumantow | Editor: Chintya Rantung
Tribunnews/Herudin
Pengunjung menunggu untuk menonton film di Bioskop Cinepolis di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Terkait akan dibukannya tempat hiburan dan bioskop di Kota Manado, Pengamat Epidemiologi Sulut, Jonesius Manoppo mengatakan hal ini bisa dilakukan namun dengan protokol kesehatan yang ketat.

Menurutnya, memang saat ini penularan berhasil ditekan, sehingga kasus aktif bisa dikatakan stabil di angka yang kecil.

Kata Manoppo, Seperti sebelumnya memang keadaan ini akan diikuti dengan pelonggaran aktivitas.

"Kalau awal pekan ini sudah dilakukan penyesuaian jam operasional pusat perbelanjaan, maka pasti selanjutnya akan diikuti oleh geliat dunia usaha lainnya yang selama ini mengalami pembatasan, salah satunya bioskop," jelas Manoppo kepada Tribun Manado.

Namun, hal ini perlu diwaspadai, sebab salah satu lingkungan yang mendukung terjadinya penularan yaitu ruangan dengan ventilasi terbatas dan tidak terkena sinar matahari langsung seperti bioskop, sehingga diawal tanjakan kurva, bioskop berada di urutan pertama yang dibatasi operasionalnya.

"Namun tentu saja ada jalan keluar yang telah disiapkan oleh manajemen agar potensi penularan di bioskop bisa diperkecil yaitu pemeriksaan suhu pengunjung, pembatasan kapasitas ruangan, peningakatan kualitas penyaring udara pada pengatur suhu ruangan, dan transaksi non-tunai," terang Manoppo.

Selain itu, tentu saja wajib masker dan sering menggunakan handsanitizer bagi petugas dan pengunjung.

Kesadaran dari masyarakat tidak kalah penting, yang merasa kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif atau bahkan ada pada masa isolasi mandiri, atau yang memiliki gejala batuk/tenggorokan terganggu, kehilangan penciuman sebaiknya tidak pergi ke bioskop.

"Jangan sampai keinginan kita untuk mencari hiburan, justru menjadi sumber penyakit bagi orang lain," tegasnya

"Alangkah baiknya juga apabila pihak pengelola menerapkan pemeriksaan bukti telah divaksin sebagai syarat untuk menikmati hiburan di bioskop sebagai jaminan keamanan dan kenyamanan bersama," pungkas Manoppo. (Mjr).

Legi.

Pendarahan Otak Tukul Arwana Disebut Karena Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan RS Pusat Otak Nasional

Tim Tinju Sulut Siap Tarung dan Jaga Tradisi Medali di PON XX Papua

Begini Cara Vincent Verhaag Lamar Jessica Iskandar, Bikin Ibu El Barack Tersipu Malu

Masih Ingat Dukun yang Pernah Klaim Punya Ramuan Anti Virus Corona? Kini Meninggal Akibat Covid-19

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved