Breaking News:

Warga Malalayang Manado Luka Parah Dianiaya Pakai Palu

Pelaku sudah kami amankan, sedangkan korban dibawa ke RS untuk mendapat perawatan

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Charles Komaling
Istimewa, RWL
Pelaku diamankan Tim Unit Reaksi Cepat Totosik Polres Tomohon. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - AR (28) warga Kelurahan Malalayang Satu Barat, Kecamatan Malalayang, Kota Manado mengalami luka berat akibat dipukul pakai palu oleh AS (28) warga asal Desa Tounelet Satu, Kecamatan Sonder, Minahasa.

Penganiayaan ini terjadi di kompleks Toko Mr DIY yang berada di Kelurahan Matani Tiga, Kecamatan Tomohon Tengah, Rabu (22/9/2021) malam.

"Pelaku sudah kami amankan. Sedangkan korban dibawa ke RS untuk mendapat perawatan," kata Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot melalui Ka Tim URC Totosik Polres Tomohon AIPDA Yanny Watung, Kamis (23/9/2021).

Dari hasil pemeriksaan awal polisi kejadian ini dipicu oleh kemarahan pelaku saat mengetahui istrinya diduga memiliki hubungan dengan korban.

"Pelaku mengaku marah ketika mengetahui istrinya menjalin hubungan dengan korban. Istri pelaku juga mengakui bahwa ia dan korban mereka sudah 3 bulan menjalani hubungan," sebut Yanny sebagaimana hasil introgasi awal.

Awalnya pada Rabu (22/9/2021) sekira pukul18.30 WITA, pelaku datang ke TKP guna bertemu dengan istrinya.

Sesampainya di TKP pelaku meminjam HP Yuwita YW, namun tidak diberikan. Pelaku selanjutnya merampas HP milik. Setelah itu ia memeriksa isi HP tersebut.

Berselang beberapa menit kemudian pelaku mendapati pesan singkat antara YW istrinya dengan seorang pria.

"Pelaku mencurigai pria tersebut merupakan korban yang adalah Supervisor di toko tersebut. Karena sudah berulang kali pelaku mendapati istrinya dengan korban saling mengirimkan pesan singkat yang mesra," ujar Yanny.

Pelaku selanjutnya menemui korban yang pada saat itu berada di TKP sedang bekerja.

Setelah bertemu dengan korban, pelaku menanyakan kepada korban bahwa apakah korban yang mingirimkan pesan singkat kepada istriya.

Korban membantah dan akhirnya terjadi adu mulut antara pelaku dengan korban. Pelaku mengambil Palu yang dipajang di TKP dan kembali menghampiri korban dan terjadilah pemukulan kepala bagian belakang korban.

"Akibat dari perbuatan tersebut korban mengalami beberapa luka robek dibagian wajah dan kepala," ujar Yanny. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved