Berita Minahasa
Pembersihan Enceng Gondok di Danau Tondano Terus Dikebut, Telan Anggaran 25 Miliar
Masalah enceng gondok di Danau Tondano ini memang telah menjadi PR berat Pemerintah Kabupaten Minahasa bahkan bersama Pemerintah Provinsi Sulut.
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Kabupaten Minahasa terus berupaya melakukan pembersihan Enceng Gondok di Danau Tondano, Minahasa, Sulut.
Pasalnya, masalah enceng gondok di Danau Tondano ini memang telah menjadi PR berat Pemerintah Kabupaten Minahasa bahkan bersama Pemerintah Provinsi Sulut, beberapa tahun belakangan ini.
Dalam beberapa kesempatan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw beberapa kali meninjau langsung pembersihan enceng gondok di Danau Tondano.
Bahkan, di HUT ke 57 Provinsi Sulut yang jatuh pada 23 September 2021 masalah enceng gondok di Danau Tondano ini ikut masuk dalam pembahasan rapat koordinasi Penyelamatan Danau Prioritas Nasional, dan sektor terkait.
Di mana pembahasan yang dipimpin langsung Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan beserta para 13 Gubernur dan 15 Bupati lokasi Danau Prioritas tersebut, Kamis (23/9/2021).
Dalam rapat yang digelar secara daring lewat zoom meeting tersebut, Menko Kemaritiman menegaskan agar semua sektor yang terkait dengan penyelamatan danau prioritas itu segera bekerja dengan membentuk task force karena ini persoalan penting.
Sementara itu, Bupati Minahasa Royke Roring usai mengikuti rapat koordinasi secara virtual menyampaikan terima kasih atas upaya besar pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Termasuk semua lintas sektor untuk melakukan penyelamatan terhadap Danau Tondano.
"Danau Tondano merupakan hajat hidup masyarakat Kabupaten Minahasa tetapi juga masyarakat Sulawesi Utara sehingga upaya penyelamatannya juga butuh dukungan semua pihak baik pemerintah, swasta bahkan seluruh elemen masyarakat," ungkap Bupati Roy Roring, Rabu (23/9/2021).
Dikatakan Bupati, bahwa Bapak Menko sudah menginstrusikan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sudah dimulai Bulan Maret 2019 dan beliau juga nantinya akan meninjau progres kegiatan tersebut dan sebulan setelah ini akan ada lagi rapat koordinasi maupun evaluasi.
"Khusus untuk Danau Tondano, revitalisasi direncanakan dilaksanakan pada Tahun 2021 hingga 2023, di mana kontrak kerja revitalisasi tahap pertama sudah ditanda-tangani pada 20 September lalu," terang Roring.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Minahasa, Vicky Kaloh menambahkan, untuk pembersihan enceng gondok di Danau Tondano sendiri sedang dilaksanakan.
"Iya, saat ini sementara dilakukan pembersihan dan pengangkatan enceng gondok yang dilakukan oleh pihak TNI," kata Kaloh kepada Tribunmanado.co.id.
Dikatakannya, untuk alokasi anggaran pembersihan enceng gondok tersebut mencapai 25 Miliar.
Selain itu, ada juga program kegiatan Padat Karya yang oleh Pemkab Minahasa melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
"Kami mengalokasikan Rp 2 Miliar untuk program kegiatan Padat Karya, dengan melibatkan masyarakat di seputaran Danau Tondano untuk ikut merawat kelestarian Danau Tondano."
"Khususnya masyarakat yang terdampak Covid-19 karena ini juga perlu keterlibatan dan dukungan dari masyarakat," tutup Kadis DLH Minahasa. (Mjr)
Tentang Minahasa
Kabupaten Minahasa adalah salah satu kabupaten yang berada di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.
Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Tondano, dengan luas wilayah kabupaten 1.025,85 km².
Kabupaten Minahasa memiliki 25 kecamatan, 43 kelurahan dan 227 desa (dari total 171 kecamatan, 332 kelurahan dan 1.507 desa di seluruh Sulawesi Utara.
Saat ini Kabupaten Minahasa dipimpin oleh Bupati Royke Octavian Roring dan Wakil Bupati Robby Dondokambey.
• Yefta & Friends Orkestra Tampil di Sinode GMIM untuk Memotivasi Musisi Kristen
• Chord Gitar Black Star - Avril Lavigne
• Chord Gitar dan Lirik Racun Dunia - The Changcuters, Mudah Dimainkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pemerintah-kabupaten-minahasa-bersama-pemerintah-provinsi56.jpg)