Breaking News:

Banjir Bandang Mitra

90 Rumah di Minahasa Tenggara Terdampak Banjir Bandang, 10 Hanyut

Bahkan, menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mitra sebanyak 10 rumah rusak berat.

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Aldi Ponge
Tribun Manado/Kharisma Kurama
Sebanyak 90 rumah warga di Kecamatan Ratahan Timur dan Ratahan diterkena banjir bandang pada Senin (19/9/2021) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sebanyak 90 rumah warga di Kecamatan Ratahan Timur dan Ratahan terdampak banjir bandang pada Senin (19/9/2021)

Bahkan, menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mitra sebanyak 10 rumah rusak berat.

Hal ini diungkap Kepala BPBD Mitra, Aneke Sumendap, Rabu (21/9/2021).

"Dari 90 rumah ada 10 yang hanyut dan rusak berat," katanya.

Camat Ratahan Timur, Meyta Ompi menjelaskan, dari sekian titik banjir, Pangu Raya jadi lokasi paling parah.

"Pangu Raya yang paling parah. Bisa dilihat ada banyak rumah yang digenangi lumpur," ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, nampak sejumlah instansi di teras Pemkab Mitra tengah melakukan pembersihan.

Mereka juga dibantu para relawan dan pasukan gabungan TNI,Polri , Basarnas, dan bantuan dari daerah lain.

Warga Korban Banjir Bandang di Pangu Mitra Butuh Air Bersih

Ketersediaan air bersih jadi persoalan yang paling dikeluhkan masyarakat terdampak banjir bandang di Pangu Raya, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara

Hal ini disampaikan warga Desa Pangu Induk, Marvel Pandeleke saat ditemui di sela-sela pembersihan puing-puing, Rabu (22/9/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved