Breaking News:

Layanan Internet di Kepulauan Sitaro Tetap Beroperasi

Perbaikan dengan menggunakan kapal Pasific Guardian itu rencananya akan berlangsung selama tujuh hari kalender

Istimewa via Kompas.com
(Ilustrasi) kabel fiber optic. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT. Len Telekomunikasi Indonesia akan mengandakan perbaikan terencana atau operasi restorasi kabel fiber optik bawah laut link Ondong Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) - Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Perbaikan dengan menggunakan kapal Pasific Guardian itu rencananya akan berlangsung selama tujuh hari kalender, terhitung sejak 25 September hingga 2 Oktober 2021 mendatang.

Terkait rencana tersebut, beredar informasi di masyarakat yang menyebut bahwa selama berjalannya operasi restorasi, layanan jaringan internet di Kabupaten Kepulauan Sitaro akan hilang total.

Warga, khususnya pengguna layanan internet dibuat resah dengan meluasnya pesan singkat berisi info tentang hilangnya jaringan internet mulai 23-30 September.

Kabar ini pun dibantah Kepala Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jaringan PT. Len Telekomunikasi Indonesia, Ilham Nugraha.

Menurut Ilham, jauh hari sebelum melakukan perbaikan kabel fiber optik, koordinasi dengan pihak-pihak terkait telah dilakukan untuk mengantisipasi ketersediaan layanan telekomunikasi, termasuk internet di wilayah Sitaro.

"Sejak beberapa waktu lalu, pihak Telkom sudah membackup layanan telekomunikasi di Kabupaten Sitaro dengan memasang sistem radio microwave. Makanya selama operasi restorasi nanti, jaringan telekomunikasi, khususnya internet akan tetap ada," kata Ilham melalui sambungan telepon, Selasa (21/9/2021).

Hanya saja, lanjut dia, akan ada penurunan kualitas layanan telekomunikasi yang sebelumnya menggunakan kabel fiber optik bawah laut dan berganti dengan sistem radio microwave milik Telkom.

"Untuk penurunan kapasitasnya seperti apa, saya kurang tahu. Yang jelas, kalau kirim-kirim foto atau video dengan kapasitas di bawah 100 MB, masih bisalah. Main-main medsos, itu masih bisa," terang Ilham.

Dijelaskan, pelaksanaan operasi restorasi sudah sangat mendesak untuk dilakukan guna sebagai langkah mitigasi sekaligus meminimalisir jangkah waktu degradasi layanan di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Di mana kata dia, saat ini telah terjadi kerusakan pada kabel fiber optik bawah laut di Kabupaten Kepulauan Sitaro, tepatnya di titik 16 kilometer dari Kota Ondong.

"Kami belum tahu persis apa penyebab kerusakan ini, tapi dugaan kami, ini karena gempa bumi. Pastinya akan diketahui ketika kabel tersebut bisa diperiksa langsung," terangnya.

Dia menambahkan, saat ini kapal Pasific Guardian yang akan digunakan dalam perbaikan kabel fiber optik nanti sudah memasuki wilayah perairan Bitung.

Rencananya, kapal akan bergerak ke Kabupaten Kepulauan Sitaro, tepatnya di perairan laut Ondong pada 24-25 September mendatang.

"Tiba di Pelabuhan Bitung, kita akan loading material di gudang dan lanjut ke Sitaro untuk melaksanakan operasi restorasi," kunci Ilham. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved