Breaking News:

Berita Nasional

Anggota DPR Cecar Hakim Kasus Ahok, Akui Sudah Bertindak dan Berlaku Adil: Insyaallah Kita Selamat

Dwiarso dikenal saat menangani perkara penistaan agama yang menyeret mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Editor: Rhendi Umar
kompas tv
Sidang Kasus Penistaan Agama Ahok 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hakim Dwiarso pernah menangani kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Seperti diketahui, Komisi III DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) kepada calon hakim agung.

Di antara 11 nama yang ikut dalam fit and proper test yakni Dwiarso Budi Santiarto

Dalam uji kelayakan tersebut, Anggota Komisi III DPR F-Golkar Supriansa menanyakan soal latar belakang Dwiarso.

Hakim utama muda/Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara, H. Dwiarso Budi Santiarto, memimpin persidangan Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/ahok' title='Ahok'>Ahok</a> hadir dalam persidangan dugaan penistaan agama di Auditorium Kementrian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017). Sidang kali ini masih beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari pihak penuntut umum. TRIBUNNEWS/Kumparan/Aditia Noviansyah/Pool
Hakim utama muda/Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara, H. Dwiarso Budi Santiarto, memimpin persidangan Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hadir dalam persidangan dugaan penistaan agama di Auditorium Kementrian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017). Sidang kali ini masih beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari pihak penuntut umum. TRIBUNNEWS/Kumparan/Aditia Noviansyah/Pool (Pool/Aditia Noviansyah)

Diketahui, Dwiarso dikenal saat menangani perkara penistaan agama yang menyeret mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dwiarso bertindak sebagai hakim ketua ketika pengadilan memvonis Ahok bersalah.

"Bapak juga juga menangani kasus sengketa lahan, menyatakan gubernur Jawa Tengah yang telah melakukan PMH itu," kata Supriansa dalam ruang rapat, Senin (20/9/2021).

Supriansa pun menanyakan soal vonis terhadap kasus-kasus yang ditangani Dwiarso.

"Jadi menurut saudara kira-kira faktor-faktor dan analisa apa kira-kira yang bisa dipergunakan sehingga kita bisa memberi sebuah keyakinan kepada hakim dalam menjatuhkan vonis itu tadi? Apakah bapak sudah melakukan seperti yang bapak presentasikan tadi terhadap beberapa case-case yang saya sebutkan itu? Kalau tidak, kenapa tidak dilakukan?" tanya Supriansa.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved