Breaking News:

Berita Sitaro

Terkait Insiden Penumpang Tercebur ke Laut, Begini Penjelasan Kapten KM Saint Marry

Pelayaran KM Saint Marry pada Minggu 19 September 2021 malam tadi diwarnai insiden terceburnya penumpang ke laut dari atas kapal.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Istimewa.
Pelabuhan Tagulandang Kepulauan Sitaro 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pelayaran KM Saint Marry pada Minggu 19 September 2021 malam tadi diwarnai insiden terceburnya penumpang ke laut dari atas kapal.

Alhasil, kapal yang melayani rute pelayaran Pelabuhan Manado menuju Pelabuhan Ulu Siau Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro dan Pelabuhan Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe itu harus tertunda beberapa jam.

Terkait insiden ini, Kapten KM Saint Merry Jimmy Wado menceritakan kronologis kejadian tersebut.

Dihubungi Tribunmanado.co.di, Senin (20/9/2021), Jimmy mengatakan insiden itu terjadi selang 10 menit setelah kapal berangkat dari Pelabuhan Manado, tepatnya mendekati daerah Tanjung Pisau.

"Kita jam 17.25 Wita berangkat dari Pelabuhan Manado.Sekitar lima sampai sepuluh menit, ada kru kapal yang naik dan melapor," ujar Jimmy melalui sambungan telepon.

Pasca menerima laporan tersebut, Jimmy menyebut pihaknya langsung menghentikan perjalanan dan melakukan upaya pencarian di sekitar titik yang diduga lokasi terceburnya korban.

"Dia (korban) kan lompat sebelah kiri, jadi kita (kapal) berputar sebelah kiri. Upaya pencarian kita lakukan hampir dua jam dengan memutari lokasi kejadian," lanjutnya.

Tidak membuahkan hasil, pihak kapal lalu berkoordinasi dengan orang tua korban yang saat itu ikut berlayar bersama korban.

"Kami tanyakan kepada orang tuanya, apakah akan lanjut berlayar atau seperti apa. Dia (orang tua) bilang mau turun di Manado, jadi kami antar ke Pelabuhan Manado," terangnya sembari menyebut, KM Saint Marry tidak sempat sandar di Pelabuhan Manado karena sudah ada perahu yang menjemput.

Dia menambahkan, setelah kejadian itu, pihak kapal langsung melaporkan insiden tersebut kepada Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado serta perusahaan pengelola KM Saint Marry.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved