Berita Minsel
DPC PDIP Minsel Laporkan Akun Penyebar Informasi Hoax Megawati Meninggal Dunia
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minselmelaporkan akun penyebar berita hoax.
Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Stefanus Lumowa, menyambangi Polres Minsel, Senin (20/9/2021).
Kedatangan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minsel itu untuk melaporkan akun penyebar berita hoax.
Kedatangan Stevanus Lumowa didampingi Sekretaris dan Bendahara DPC PDI Perjuangan Minsel, yakni Seidy Lintong dan Meivy Karuh.
Menurut Stefanus, laporan itu sudah dia sampaikan dan telah diterima oleh petugas kepolisian Polres Minsel.
"Kami datang ke Polres Minsel untuk melaporkan dua akun media sosial yang diduga menyebar berita hoax," ungkap Stefanus Lumowa.
Dikatakan Stefanus, dua akun yang telah mereka laporkan itu telah meresahkan kader PDI Perjuangan Minsel.
Sebab, dalam postingan akun yang dilaporkan, menulis bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri telah meninggal dunia.
"Isi postingan kedua akun yang kami laporkan benar-benar telah membuat resah kader PDI Perjuangan."
"Sebab mereka menyebarkan informasi bahwa Presiden Indonesi ke-5 yang juga sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan, meninggal dunia," papar Stefanus.
Padahal, kata dia, hingga saat ini, puteri dari Proklamator kemerdekaan Republik Indonesia, Megawati, dalam keadaan sehat.
"Berarti apa yang diposting oleh dua aku yang telah kami laporkan ini adalah berita bohong," tandasnya.
Kedua akun yang dilaporkan pengurus PDI Perjuangan Minsel itu yakni, akun YouTube bernama Mahakarya Cendana dan akun bernama Jatim070881.
"Bukti-bukti dugaan penyebaran berita hoax serta nama akun media YouTube sudah kami serahkan ke Polisi," pungkas Stefanus.
Turut mendampingi Stefanus Lumowa dan pengurus inti PDI Perjuangan Minsel, yakni, Elsje Sumual, Verke Pomantow, Magritje Lolowang, Franky Lelengboto, Jerry Pangkey, Frangky Lengkey, dan Jhonly Ombeng.
Sementara itu, Kapolres Minsel, Norman Sitindaon, ketika dikonfirmasi, membenarkan laporan itu.