Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Torang Kanal

Ipda Fitri Nugrahani, Kanit PPA Polres Kotamabagu yang Kagum Keramahan Masyarakat Sulut

Wanita 25 tahun ini akhirnya memutuskan untuk mengikuti seleksi penerimaan Akpol di tahun 2014. 

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Istimewa/Dokumentasi Pribadi
Ipda Fitri Nugrahani, Kanit PPA Polres Kotamabagu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Sempat gagal diseleksi masuk Akademi Polisi (Akpol) di tahun 2014. 

Tak menyurutkan semangat Ipda Fitri Nugrahani

Berawal dari tur pasca menyelesaikan tugas sebagai anggota Paskibraka di Riau ke Markas Akpol.

Fitri mengaku langsung kepincut untuk menjadi seorang polisi. 

Wanita 25 tahun tersebut, akhirnya memutuskan untuk mengikuti seleksi di tahun 2014. 

Namun, kesuksesan memang bukan menjadi sesuatu yang mudah. 

Perwira satu balok ini dinyatakan tidak lulus di seleksi pertamanya. 

Ia kemudian mengikuti lagi seleksi di Akademi Militer (Akmil) TNI, namun masih belum berhasil. 

Setelah itu, Fitri mencoba peruntungannya di IPDN. 

Tapi Dewi Fortuna dekan belum berpihak padanya. 

"Setelah gagal saya putuskan untuk kuliah satu semester, tapi di tahun 2015 saya coba lagi masuk Akpol," aku dia. 

Di tahun ini, mimpinya untuk menjadi seorang Polwan akhirnya terwujud. 

Dirinya dinyatakan lolos di Akademi Polisi (Akpol) di tahun 2015. 

"Rasanya benar-benar bangga dan senang, karena setelah serangkaian kegagalan akhirnya saya diterima," ucapnya ketika ditemui Tribunmanado.co.id, Jumat (17/9/2021) di kantornya. 

Usai mengikuti pendidikan selama 4 tahun di Akpol, dirinya kemudian dipindah tugaskan ke Provinsi Sulut. 

"Saya sangat antusias, karena ini pertama kalinya saya ke Sulut," ujarnya. 

Tapi, ekspektasinya mengenai seorang Polwan ternyata jauh dari kenyataan. 

"Kalau dulu kan mikirnya jadi Polwan itu enak, tapi pas jadi ternyata nggk seperti itu. 

Menjadi Polwan ternyata lebih enak dan menyenangkan. Tapi Alhamdulillah sampai saat ini saya tetap bisa menjalani semuanya dengan baik," tegas dia. 

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Polres Kotamobagu ini membeberkan jika saat pindah ke Sulut, banyak hal yang ia rasakan.

Meskipun demikian, putri dari Syarif Sujono dan Isnandiyah itu mengatakan jika masyarakat Sulut sangat ramah.

"Jadi slogan Torang Samua Basudara itu benar-benar dirasakan dan terlihat disini," ungkapnya. 

Tak hanya itu, jika di Riau dirinya tak pernah melihat gunung dan laut. 

Hal berbeda justru ia dapatkan saat bertugas di Sulut. 

"Di sini banyak gunung dan laut, kalau di Riau tidak ada," ucap dara kelahiran Taluk Kuantan itu seraya tertawa. 

Sebagai seorang putri dari Provinsi Riau, Fitri mengaku jika ada keinginan besar dalam dirinya untuk jadi Polwan dengan pangkat perwira tinggi.  

"Mimpi terbesar saya itu sekolah di luar negeri, tapi saat ini belum bisa. Selain itu, saya juga ingin menjadi perwira tinggi," tegas dia. 

Ketika bertugas sebagai seorang Kanit Satu PPA Polres Kotamobagu, Fitri Nugrahani mengaku sering merasa sedih dengan kasus-kasus yang ada. 

"Apalagi yang seperti kemarin itu, saya sedih sekali sebagai seorang wanita."

"Padahal hal-hal seperti ini tak pernah ada diekspektasi saya, tapi ternyata memang ada," tandasnya.

Tentang Kotamobagu

Kota Kotamobagu adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.

Jarak Kotamobagu ke Kota Manado yakni 171,2 km, atau memakan waktu sekitar 5 jam 2 menit perjalanan dengan kendaraan.

Sumber pendapatan utama kota ini adalah padi dan jagung.

Kota Kotamobagu mencakup wilayah daratan dan kepulauan dengan total luas daratan 184.33 km2.

Masyarakat Kota Kotamobagu sebagian besar adalah etnis Bolaang Mongondow.

Saat ini Kotamobagu dipimpin oleh Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan. (Nie)

Walikota Bitung Maurits Mantiri Dorong Gerobak untuk Oma Risna

Sosok Gabriela Meilan Nakes yang Tewas Akibat Ulah Kebrutalan KKB Papua, Masih Berusia 22 Tahun

Masih Ingat Letjen Eko Margiyono? Namanya Muncul di Bursa Calon Panglima TNI, Belum Pernah KSAD

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved