Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Seleb

Sebelum Populer Andmesh Kamaleng Pernah Jadi Penyanyi Keliling dan Dibayar Rp 250 Ribu

Sebelum menjadi seorang penyanyi profesional, ada cerita perjalanan hidup Andmesh Kamaleng yang belum diketahui banyak orang.

Editor: Shity Nurjanah
Instagram@andmeshkamaleng_
Andmesh Kamaleng 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebelum Populer Andmesh Kamaleng Pernah Jadi Penyanyi Keliling dan Dibayar Rp 250 Ribu

Siapa yang tak kenal dengan penyanyi Andmesh Kamaleng?

Andmesh Kamaleng merupakan seorang penyanyi, bahkan lagu-lagunya pun sering didengar diberbagai platform musik.

Andmesh Kamaleng merupakan juara ajang pencarian bakat menyanyi Rising Star Indonesia musim kedua yang ditayangkan di stasiun televisi RCTI pada tahun 2016-2017.

Saat ini Andmesh Kamaleng telah menjadi salah satu penyayi pop papan atas.

Lagu-lagu yang dibawakannya kerap membawa ketenangan dan inspirasi.

Lagu-lagu yang terkenal antara lain 'Hanya Rindu', 'Cinta Luar Biasa', hingga 'Jangan Ubah Takdirku'.

Namun sebelum menjadi seorang penyanyi profesional, ada cerita perjalanan hidup Andmesh yang belum diketahui banyak orang.

Penyanyi kelahiran Alor, Nusa Tenggara Timur 15 April 1997 ini memulai karier menyanyi sejak kelas 3 SMP.

Saat itu, dia rajin menemani sang ayah menjadi penyanyi dari kafe ke kafe sembari bermain keyboard di Kupang, NTT tahun 2011.

"Selalu tuh, papa main musik dimana, megang keyboard di belakang motor terus dia bawa motor. Jadi harus temenin dia, kadang pulang jam 2 malam. Musisi di sana dengan di Jakarta itu beda," paparnya pada kanal YouTube NGOBROL ASIX.

Untuk musisi di sana, kata Andmesh bisa bermain musik dari 7 malam hingga tiga subuh. Dan itu, hanya mendapatkan Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu saja.

"Walaupun sedikit, selalu kita syukuri. Dan selalu asyik gitu mas. Seiring berjalannya waktu, papa meninggal 2014.

Kebetulan Andmesh satu-satunya anak cowok di keluarga. Dan itu jadi beban tersendiri buat Andmesh," katanya lagi.

Kala itu ia masih duduk di bangku sekolah SMA kelas tiga.

Ia awalnya bingung harus bagaimana.

Namun akhirnya Andmesh memutuskan jika inilah saatnya jadi tulang punggung keluarga.

"Fokus bagaimana kita bisa makan jadi 2014, sampai 2015 masih jadi musisi keliling," ungkap Andmesh.

Ikut Rising Star

Andmesh mendapatkan harapan saat ditawari untuk ikut dalam ajang pencarian bakat Rising Star.

Penyanyi 22 tahun ini lantas mengikuti audisi dengan mengirimkan video dan dinyatakan lolos ke Jakarta.

“Kebetulan itu ajakan dari tim Rising Star. Mereka tuh ngajak kalau misalkan Andmesh mau ikut online audisi, kita bisa nih kasih caranya. Di DM (direct message) Instagram, akhirnya kirim video dan dinyatakan lolos, berangkat ke Jakarta, ikut audisi,” cerita Andmesh.

Langkah Andmesh mengikuti ajang pencarian bakat itu berjalan mulus, bahkan dia berhasil menjadi juara.

“Mulai live audisi dan masuk 12 besar dan juara. Saat itu benar-benar enggak nyangka,” ujarnya.

Pesan dari Judika

Di Rising Star, Andmesh mendapat sebuah pelajaran berharga.

Salah satunya, ia mendapat pesan Judika.

Stephanie Poetri, Judika, Andmesh Kamaleng (TribunStyle.com/ Kolase)

Andmesh pun masih ingat betul bagaimana Judika berpesan hingga menjadi penyanyi profesional.

“Jadi pesan Bang Judika, ini cuma sertifikat pas lulus dari Rising Star, ‘gimana nanti kalau kamu keluar bisa keluarin karya yang bagus dan bisa terima’. Akhirnya Andmesh diajarin sama bang Judika dan dibantu sama dia, tips and triknya,” ucap Andmesh.

Andmesh mengatakan, Judika juga jebolan ajang pencarian bakat yang kariernya sukses hingga saat ini.

Andmesh bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Judika.

Keuangan menipis

Setelah lulus dari ajang tersebut, langkah Andmesh kembali diuji.

Andmesh kembali menerima kenyataan pahit saat mendengar sang kakak harus pergi meninggalkannya.

Dalam keadaannya waktu itu, Andmesh merasa terpuruk.

Bahkan dia mengakui sampai kehabisan uang lantaran mesti bolak-balik pulang kampung.

“Pada 2018 kemarin, satu tahun setelah Rising Star, itu aku hancur banget. Kakak pertama meninggal, di situ Andmesh sudah parah banget," tutur Andmesh.

Saat ingin pulang ke Kupang untuk memakamkan sang kakak, Andmesh terpaksa harus meminjam uang.

"Itu benar-benar pinjam duit dari orang. Dan balik lagi ke Jakarta itu benar-benar hancur,” katanya.

Rilis Cinta Luar Biasa dan ditinggal pergi sang ibu

Cinta Luar Biasa dari Andmesh Kamaleng (Vidio.com)

Sampai pada akhirnya Andmesh merilis lagu “Cinta Luar Biasa”.

Lagu yang meledak pada awal 2019 ini lah yang membuat pecutan bagi Andmesh untuk tetap berkarier.

Apalagi, Andmesh mesti membiayai kehidupan adik dan kakaknya saat itu.

Tetapi, hatinya kembali hancur karena sang ibu pergi untuk selama-lamanya.

“Di akhir 2018 lagu ‘Cinta Luar Biasa’ baru rilis masih parah banget. Naiknya 3 bulan dirilis, baru naik. Habis itu, di akhir tahun 2018 mamanya Andmesh meninggal. Itu benar-benar Andmesh merasa hancur banget," ucapnya lagi.

Namun, Andmesh tak mau berlama-lama terpuruk. Ia teringat masih memiliki adik dan kakak.

"Ya sudah seorang diri aja, tapi Andmesh ingat lagi ada kakak dan adik Andmesh dan itu jadi motivasi untuk bangkit,” imbuhnya.

Kini, Andmesh sudah berhasil menjadi salah satu penyanyi yang patut diperhitungkan dalam kancah industri musik Indonesia.

Sampai lagu dari Andmesh terdengar di luar negeri.

Sebagai bukti, dua personel boyband asal Korea NCT  mengcover lagu yang berjudul ‘Cinta Luar Biasa’.

Ini pun menjadi sebuah kebahagiaan bagi Andmesh.

Pada akhirnya, Andmeh hanya berpesan agar karya terbaru album “Cinta Luar Biasa” dapat diterima khalayak.

“Semoga sesuai dengan targetnya label dan manajemen. Selebihnya bonus dari Tuhan, yang penting semangat berkarya aja,” ujar Andmesh.

 (TribunStyle.com/Ika Bramasti/Kompas.com/Revi C. Rantung).

Sumber: Kompas.com

Ikuti kabar selebriti lainnya

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved