Liga Champions

Masih Ingat Kekalahan Memalukan Barcelona 2-8 Bayern Munchen di Liga Champions? Malam Ini Pembuktian

Pada perempat final Liga Champions musim 2019/2020, Barcelona kalah telak dengan skor 2-8 dari Bayern Munchen di Estadio De La Cruz, Lisbon Portugal.

Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
(Foto: Getty Images/Pool)
Masih Ingat Kekalahan Memalukan Barcelona 2-8 Bayern Munchen di Liga Champions? Malam Ini Pembuktian 

Ronald Koeman ditunjuk sebagai pelatih baru Blaugrana jelang musim 2020/2021.

Tidak hanya itu, awal musim ini, seantero dunia dikejutkan dengan transfer Lionel Messi yang pergi dari Barcelona ke klub kaya raya asal Prancis, PSG.

Jadwal Liga Champions Malam Ini: Young Boys vs Manchester United dan Barcelona vs Bayern Munchen

Soccer Football - La Liga Santander - FC <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/barcelona' title='Barcelona'>Barcelona</a> v Getafe - Camp Nou, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/barcelona' title='Barcelona'>Barcelona</a>, Spain - April 22, 2021 <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/barcelona' title='Barcelona'>Barcelona</a>'s <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/lionel-messi' title='Lionel Messi'>Lionel Messi</a> celebrates scoring their first goal REUTERS/Albert Gea

Tim Catalan juga tanpa Antoine Griezmann yang pulang ke Atletico Madrid, Ivan Rakitic ke Sevilla, Arturo Vidal ke Inter Milan, dan Luis Suarez di Atletico Madrid.

"Mereka (Bayern Munchen) adalah tim yang sangat lengkap dan mereka ingin menang untuk memulai dengan baik. Hasil 8-2 adalah fakta yang sulit diterima," ungkap gelandang Barcelona, Sergio Busquets, dikutip dari Marca.

"Dalam sepak bola terkadang ada hasil positif dan negatif. Kami sudah sadar bahwa itu akan berbeda.

"Ini tim, musim, dan keadaan yang berbeda," jelasnya.

Barcelona bermain di Liga Champions musim ini tanpa kehadiran Lionel Messi bakal menjadi pemandangan baru sekaligus aneh untuk banyak penggemar Blaugrana.

Hal itu diakui oleh Busquets jelang pertandingan melawan Bayern Munchen nanti malam.

"Dia meninggalkan kami dalam keadaan shock (ketika dia pergi) karena apa arti Leo (Lionel Messi) bagi Barcelona dan bagi saya," beber Busquets.

"Ini adalah keadaan yang sulit untuk dicerna, sulit. Tapi sekarang kami harus mengubah pola pikir kami.

"Kami sudah melakukannya dan kai harus terbiasa bermain tanpa Leo dan semua yang diperlukan tim," jelasnya.

Busquets memberi contoh, Chelsea yang musim lalu tidak diunggulkan justru keluar sebagai juara dalam perebutan trofi si Kuping Besar ini.

Begitu juga dengan Barcelona, banyak yang menilai tim asuhan Ronald Koeman tidak akan banyak bicara dalam persaingan gelar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved