Breaking News:

DPRD Bitung Kembalikan Rp 2,7 Miliar ke Kas Daerah

Pandemik membuat DPRD Bitung tak lagi melaksanakan agenda atau kegiatan perjalanan dinas ke luar daerah.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Charles Komaling
ist
Dana Rp 2,7 miliar kembali masuk ke kas daerah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Dana Rp 2,7 miliar kembali masuk ke kas daerah. Anggaran anggaran perjalanan dinas  DPRD Kota Bitung yang tak digunakan.

Pengembalian dana Rp 2,7 miliar dari DPRD Bitung ke kas daerah, karena saat ini tengah pandemik membuat DPRD Bitung tak lagi melaksanakan agenda atau kegiatan perjalanan dinas ke luar daerah.

Pengembalian anggaran itu terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Bitung tentang Penyampaian Pendapat terhadap Rancangan Kebijakan Umum APBD Perubahan dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2021, Senin kemarin.

Informasi pengembalian dana itu, disampaikan secara lisan oleh Ir Maurits Mantiri MM Wali kota Bitung saat menyampaikan sambutan di rapat paripurna.

"Apresiasi tinggi patut diberikan bagi pimpinan dan anggota DPRD Bitung. Selain sudah meluangkan waktu membahas rancangan KUA-PPAS, ternyata mereka memutuskan untuk mengembalikan sebagian anggaran mereka. Ini hal yang terbilang luar biasa," kata Wali kota Bitung Maurits Mantiri.

Wali Kota mengaku takjub dengan keputusan itu. Ia pun membeber pengalaman yang dialami selama ini.

"Biasanya minta tambah, tapi ini justru mengembalikan. Makanya apresiasi harus kita berikan bagi pimpinan dan anggota DPRD Bitung. Ini bukti kepedulian dan keberpihakan mereka terhadap kepentingan umum," tambahnya.

Kepada wartawan Ketua DPRD Bitung Aldo Nova Ratungalo menjelaskan, keputusan pengembalian karena alasan utama yang mendasari adalah keprihatinan terhadap kondisi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

"Kami prihatin dengan nasib masyarakat. Kita juga merasakan dampak pandemi jadi tahu apa yang mereka alami. Makanya kami mengembalikan (anggaran) agar bisa dialihkan untuk kegiatan yang bersentuhan dengan kebutuhan mereka," jelas Aldo Ratungalo.

Erwin Wurangian selaku Ketua Komisi II DPRD Bitung menambahkan, nominal anggaran yang dikembalikan ke kas daerah Rp 2,7 miliar sebagian besar merupakan anggaran perjalanan dinas.

"Ada juga dari kegiatan lain, tapi paling banyak memang dari perjalanan dinas," kata Erwin Wurangian.

Erwin menyebut pengembalian dimaksud juga merupakan upaya penyelamatan anggaran.

Pasalnya dengan mengembalikan ke kas daerah, anggaran itu bisa dipakai untuk kebutuhan yang masuk skala prioritas.

Kalau tidak dikembalikan itu berpotensi besar jadi silpa (sisa lebih penggunaan anggaran).

“Jumlahnya miliaran rupiah, jadi sangat merugikan jika tidak terpakai. Makanya ketika melihat potensi itu kami mulai membahas dan akhirnya memutuskan untuk dikembalikan. Dengan begitu anggaran tersebut bisa dipakai dan dialihkan untuk kebutuhan masyarakat," urai Erwin Wurangian. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved