Breaking News:

RHK Senin 13 September 2021

BACAAN ALKITAB  Matius 4:19 - Penjala Manusia

Ketika berjalan menyusuri tepian pantai danau Galilea, Tuhan Yesus mengawali pelayanan-Nya dengan mengambil dan memilih murid-murid-Nya

Editor: Aswin_Lumintang
internet
Ilustrasi Renungan 

   Matius 4:19
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketika berjalan menyusuri tepian pantai danau Galilea, Tuhan Yesus mengawali pelayanan-Nya dengan mengambil dan memilih murid-murid-Nya untuk pertama kalinya. Dua murid pertama yang dijumpai dan dipilih serta diajak Yesus menjadi murid itu adalah Simon Petrus dan Andreas, saudaranya.

Ketika melihat mereka, Yesus langsung mengajak mereka untuk menjadi murid-Nya. Yesus melihat mereka sedang menjala ikan sebab pekerjaan mereka memang sebagai penjala ikan di danau Galilea.

Yesus "menantang" mereka untuk mengikuti Dia dengan segala Jalan Kebenaran, yang adalah Jalan Kehidupan bagi manusia, termasuk para murid Yesus itu.

ilustrasi
ilustrasi ()

Yesus mengubah dan menjadikan profesi para murid-Nya dari nelayan yakni sebagai penjala ikan, menjadi Penjala Manusia.

Demikian firman Tuhan hari ini.
  Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."  (ay 19)_
Ajakan Yesus untuk mengikuti Dia, maksudnya mengajarkan kita untuk mengikuti pengajaran dan teladan hidup-Nya. Kita diajak untuk berjalan di Jalan Yang Benar, yaitu Jalan Tuhan. Mengikuti jejak langkah hidup yang sudah ditunjukan Kristus dalam hidup-Nya. Sebab jika kita mengikuti Jalan Tuhan itu, maka kita tidak akan tersesat. Malah kita akan nyaman, bahagia dan damai. Kita bahkan akan diberkati secara luar biasa oleh Tuhan Yesus.

Mengikuti Tuhan juga mengandung makna agar kita melakukan apa yang Tuhan ajarkan dalam hidup kita, sehingga dari hidup kita, banyak orang yang akan menjadi percaya kepada Kristus.

Itulah juga yang dimaksudkan Tuhan Yesus menjadikan para murid-Nya itu bukan lagi penjala ikan tapi penjala manusia. Artinya dengan mengikuti Tuhan, mereka akan membawa banyak jiwa kepada Tuhan. Bukan ikan lagi yang mereka tangkap, tapi manusia.

Murid-murid Tuhan Yesus waktu itu, dan juga kita sebagai murid-Nya di zaman now, memiliki misi dan panggilan menjala dan membawa orang kepada Kristus, agar mereka bertobat dan menjadi percaya, sehingga diselamatkan dan dimenangkan. Pada gilirannya, mereka memperoleh kehidupan kekal bersama Bapa di sorga.

Ketika kita dipanggil menjadi murid Tuhan, berarti kita harus mengikuti segala kehendak firman-Nya dalam hidup kita, dan menolong banyak orang untuk mendapatkan keselamatan kekal, dengan percaya dan mengikuti Tuhan. Jadi kita mengikuti Tuhan dengan turut mengikutkan orang bersama kita. Itulah fungsi sebagai penjala manusia. Sehingga kita diberkati untuk jadi berkat bagi banyak orang.

Sebagai keluarga dan jemaat Tuhan, kita tidak hanya menangkap ikan untuk kehidupan kita, tapi kita harus menjala manusia untuk beroleh hidup yang kekal bersama Tuhan. Sehingga, keselamatan tidak hanya menjadi milik kita sendiri, tapi juga orang lain.

Jalalah manusia untuk Tuhan. Jalalah manusia untuk keselamatan dirinya dan orang lain. Jalalah sesama dan bawa kepada Tuhan, mereka yang lemah, letih, lesu dan berbeban berat, agar mereka dan kita memperoleh kesentosaan hidup yang berkemenangan baik di bumi maupun di sorga.

Karena kita terpanggil dan dipanggil untuk hidup yang menghidupkan orang lain. Bukan hidup untuk diri sendiri. Jadilah penjala manusia yang baik dan benar, agar dari hidup kita, banyak orang diselamatkan dan diberkati, sehingga nama Tuhan Yesus senantiasa diagungkan dan dimuliakan oleh cara hidup kita yang baik dan benar. Amin

 DOA:  Tuhan Yesus, pakailah hudup kami sebagai penjala manusia yang baik dan benar, agar kami jadi berkat bagi banyak orang dan nama Tuhan selalu diagungkan. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved