Breaking News:

Nasional

Pengakuan Paman Bocah Saksi Pesugihan di Gowa: Adik AP Dianiaya saat Kakaknya Sudah Meninggal

Bayu, paman adik AP korban pesugihan di Gowa berikan kesaksian. Adik AP dianiaya saat kakaknya sudah meninggal.

Editor: Frandi Piring
Dok. Istimewa
Pengakuan Bayu, paman Bocah Saksi Pesugihan di Gowa. Detik-detik Bocah AP Jadi Korban Pesugihan Ayah dan Ibunya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengakuan Bayu, paman adik AP yang menjadi korban ritual pesugihan orangtua sendiri di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Bayu menjadi saksi atas peristiwa tersebut. Dalam pengakuannya ia menyaksikan adik AP sedang dianiaya oleh ayah dan ibu.

Bahkan, para pelaku menganiaya adik AP saat kakak korban sudah tergeletak tak bernyawa di TKP.

Dikabarkan sebelumnya, bocah perempuan berinisial AP (6) menjadi tumbal pesugihan oleh kedua orangtuanya, paman dan kakeknya.

Lokasi pesugihan terjadi di Lingkungan Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Rabu (1/9/2021) lalu.

Mata kanan adik AP diduga menjadi korban ritual oleh orangtuanya sendiri.

Ibu korban sendiri hendak mencongkel mata kanan anaknya.

Paman korban, Bayu mengatakan, ketika itu dirinya baru pulang dari pemakaman DS kakak dari AP.

"Iya saya ada di lokasi saat korban AP dianiya, saat itu saya berada di depan rumahnya pulang dari pemakaman DS kakak dari AP," ujarnya saat ditemui di RSUD Syekh Yusuf Gowa, Rabu (8/9/2021)

Ketika insiden penganiayaan itu terjadi kata dia, ada seorang prajurit TNI yang juga berada di rumah duka selepas dari pemakaman DS.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved