Breaking News:

Pemilihan Pelsus GMIM

Pemilihan Pelayan Khusus Oktober Mendatang, Raymond Kuhon:Jangan Jadikan Pelsus Sebagai Jembatan 

Menjadi pelsus di jemaat bukanlah mudah, karena harus menjadi contoh dan teladan bagi jemaat.

Editor: Chintya Rantung
fistel mukuan/tribun manado
Pendeta Raymond Kuhon 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - pemilihan pelayan khusus (Pelsus) di jemaat se GMIM bakal digelar pada bulan Oktober mendatang.

Saat ini di setiap jemaat mulai dilaksanakan katekisasi kepada semua sidi jemaat terkait kriteria calon pelsus.

Menjadi pelsus di jemaat tak mudah, karena harus menjadi contoh dan teladan bagi jemaat.


Dipilih menjadi seorang pelsus adalah karunia terindah ditengah pelayanan di jemaat.

Namun sering ditemui, jabatan atau amanah menjadi seorang pelsus dimanfaat sejumlah oknum untuk sejumlah kepentingannya.

Memakai cara-cara seperti berpolitik supaya bisa dipilih sebagai pelsus.

Hal itu pun ditanggapi sejumlah pihak, salah satu pendeta pun menanggapi hal tersebut.

Yakni Pendeta Raymond Kuhon M.Th Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) Manado Barat Daya.

Ia mengatakannya, pada prinsipnya semua anggota sidi jemaat dapat dipilih menjadi pelsus.

"Tidak apa-apa kalau nantinya ada pejabat publik yang terpilih pelsus, tentu bijak-bijaklah dalam mengatur waktu, karena menerima tanggung jawab ini dituntut kerja full, maka pintarlah mengatur waktu," sebutnya.

Dikatakannya, kalau mencalonkan diri sebagai pelsus sifatnya positif dan tujuannya memang melayani tidak masalah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved