Berita Internasional

Derita Bayi Kembar Siam Dempet Kepala Berakhir, Kini Terpisah Setelah Lewati Operasi 16 Jam

Bayi kembar siam ini untuk pertama kalinya bisa saling memandang satu sama lain setelah menjalani operasi panjang selama 16 jam.

Editor: Alpen Martinus
The Sun
Bayi kembar siam dempet kepala berhasil dipisahkan 

Itu sangat mengharukan," lanjutnya.

Owase Jaelani sendiri terbang ke Israel minggu lalu bersama badan amal yang membantu pelaksanaan operasi si kembar.

Menurut Owase, si kembar sempat gelisah ketika akhirnya bisa diletakkan di tempat tidur yang terpisah.

Sebelumnya, mereka tak pernah dijauhkan sedetik pun karena kondisi kepala yang berdempet.

"Itu adalah momen yang sangat istimewa.

Kami akhirnya bisa menempatkan mereka di tempat tidur perawatan intensif yang terpisah, mereka gelisah.

Tetapi ketika mereka didekatkan dan bisa menyentuh secara fisik, tiba-tiba tekanan darah mereka turun dan keduanya jauh lebih rileks."

Menurut Owase, bayi kembar ini masih menanggap diri mereka sebagai satu orang meski setelah badannya terpisah.

"Mereka masih menganggap diri mereka sebagai satu orang.

Sulit bagi kami untuk membayangkan bahwa mereka terhubung satu sama lain."

Tim operasi sendiri terdiri dari 25 orang petugas medis termasuk 10 ahli bedah.

Mereka mengambil peran penting dalam prosedur operasi yang melelahkan selama berminggu-minggu.

Sebelum dilakukan pemisahan, tim medis terlebih dahulu membuat pertumbuhan kulit ekstra di kepala kedua bayi untuk meregangkan tengkorak.

Owase mengakui jika tahapan yang harus dilaluinya bersama tim agar bisa melakukan operasi pemisahan rumit dan membuat frustasi/

Halaman
1234
Sumber: TribunNewsmaker
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved