Breaking News:

Berita Talaud

Cuaca Buruk di Perairan Talaud, Prajurit TNI AL Evakuasi Penumpang Kapal KM Sabuk Nusantara

Kondisi cuaca maritim sangat mempengaruhi berbagai sendi kehidupan bagi masyarakat yang tinggal di Pulau Miangas.

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Ivent Mamentiwalo
Proses evakuasi penumpang KM Sabuk Nusantara 95, Selasa (07/09/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Cuaca buruk yang melanda perairan Nusa Utara dalam beberapa hari terakhir dapat menjadi ancaman bagi para pengguna transportasi laut.

Di mana sering terjadi hujan deras disertai angin kencang di perairan Nusa Utara.

Hal ini bisa menjadi ancaman bagi kapal atau perahu yang sedang berlayar maupun bagi kapal yang sandar atau akan sandar di dermaga.

Sebab, kapal-kapal tersebut akan rawan dihempaskan ombak yang besar ke dermaga atau ke pantai yang berkarang.

Kondisi cuaca maritim sangat mempengaruhi berbagai sendi kehidupan bagi masyarakat yang tinggal di Pulau Miangas, termasuk transportasi yang menjadi jalur logistik dan pergerakan manusia dan barang.

Cuaca buruk yang terjadi pada saat-saat tertentu tak hanya dapat menghambat jalur transportasi laut, namun juga dapat membahayakan para pengguna laut di sekitar perairan pulau kecil terluar yang berada di bibir Samudera Pasifik tersebut. 

Selasa (07/09/2021) KM Sabuk Nusantara 95 yang berlayar ke Pulau Miangas tidak bisa sandar di dermaga Miangas.

Alasannya kuatir akan dihempas ombak dan membentur dermaga dan dapat membahayakan kapal dan juga merusak dermaga.

KM Sabuk Nusantara 95 terpaksa memilih mengapung di perairan di dekat dermaga.

Untuk membantu menurunkan 50 penumpang berikut barang bawaan, prajurit Posal Miangas Lanal Melonguane mengerahkan perahu karet.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved