Breaking News:

Berita Sitaro

Syarat dan Cara Mengurus Bantuan Sosial Duka di Kabupaten Sitaro

Setiap tahunnya, pemerintah daerah menggelontorkan anggaran mencapai miliaran rupiah untuk program tersebut.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sitaro, Rahel Derek. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemberian bantuan sosial duka bagi masyarakat yang meninggal dunia merupakan salah satu program yang ada di Pemerintah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Setiap tahunnya, pemerintah daerah menggelontorkan anggaran mencapai miliaran rupiah untuk program tersebut.

Adapun besaran bantuan sosial duka dimaksud yang berhak diperoleh, yakni mencapai Rp 2 juta.

Dalam mengurus pencairan bantuan duka tersebut, masing-masing alih waris dari orang yang meninggal dunia wajib mengantongi beberapa persyaratan.

Mulai dari permohonan kepada Bupati Kepulauan Sitaro, Akte Kematian, Keterangan Alih Waris dari pemerintah kelurahan atau kampung, Kartu Tanda Penduduk (KTP) hingga Nomor Rekening Tabungan alih waris.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sitaro, Rahel Derek menjelaskan, syarat-syarat tersebut harus dimasukan melalui Bagian Kesra Setda Kabupaten Sitaro.

"Akte kematian dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil."

"Seterusnya menyertakan permohonan yang ditujukan kepada bupati serta keterangan alih waris dari pemerintah kelurahan atau kampung di mana yang bersangkutan berdomisili," terang Derek, Senin (6/9/2021).

Untuk alih waris, Derek bilang harus merupakan penduduk Kabupaten Sitaro yang dibuktikan dengan KTP.

"Kalau rekening buku tabungan sebaiknya Bank Sulutgo untuk memudahkan proses pencairan, mengingat kas pemerintah daerah ada di Bank Sulutgo," ujar Derek.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved