Breaking News:

Sulut Maju

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Audiensi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey didampingi Sekprov Edwin Silangen menerima audiensi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Ryo Noor
Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Audiensi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey didampingi Sekprov Edwin Silangen menerima audiensi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan Asep Rahmat Suwandha di Ruang Kerja Gubernur, Senin (6/9/2021).

Gubernur Olly Dondokambey mendengarkan paparan program jaminan sosial ketenagakerjaan disampaikan Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan.

Asep menjelaskan konteks jaminan sosial ketenagakerjaan bentuknya itu ada yang asuransi yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta jaminan kehilangan pekerjaan. Ada juga sisi dana pensiun, yaitu jaminan hari tua, ada jaminan pensiun.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Audiensi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan
Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Audiensi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan (Pemprov Sulut)

Di awal tahun 2021 ini Presiden RI Joko Widodo lewat Instruksi Presiden  2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, salah satu petunjuk umumnya memerintahkan kepada Gubernur dan bupati/wali kota untuk mengikutsertakan warganya dalam Program Jaminan Sosial.

"Kepala Daerah dapat mendorong lewat regulasi, entah itu Pergub atau Perbup/Perwali. Kalau di provinsi (Sulut), Alhamdulillah Pak Gubernur sudah sangat komit. Jadi nantinya kita tinggal mendorong ke kabupaten/kota," kata Asep Rahmat.

"Mudah-mudahan Pak Gubernur bisa mengeluarkan Instruksi Gubernur kepada seluruh Bupati/Walikota untuk membuat langkah-langkah terkait Program Jaminan Sosial seperti yang lebih dulu telah dijalankan oleh Pemprov Sulut," tambahnya.

Baca juga: 3 Pejabat Bersaing untuk Duduki Jabatan Kadis Diskominfo Bolmong

Pekerja yang diharapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan dapat ter-cover jaminan sosialnya oleh Pemerintah Daerah antara lain yaitu pekerja non-ASN termasuk tenaga kesehatan, Guru Honorer hingga Aparat Desa.

"Juga meng-cover yang disebut pekerja rentan seperti petani dan nelayan, serta pekerja musiman, contohnya pekerja konstruksi. Kalau di provinsi sudah ada, yaitu pekerja keagamaan," terangnya.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Audiensi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan
Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Audiensi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan (Pemprov Sulut)

Asep Rahmat mengatakan, menjadi fokus pihaknya bersama Pemprov Sulut adalah bagaimana meng-cover siapa saja yang akan dilibatkan dalam program jaminan sosial. Diketahui, dari total 850.000 orang pekerja yang ada di Bumi Nyiur Melambai, sudah ada 352.000 pekerja yang sudah ter-cover jaminan sosial ketenagakerjaan.

Asep menyebut Bank Pembangunan Daerah dalam hal ini PT Bank SulutGo dapat memberikan kontribusi untuk membantu mempercepat program jaminan sosial, seperti mempermudah layanan pembayaran, layanan klaim, hingga akses ke peserta.

Hadir dalam audiensi ini Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku Arief Budiarto, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara Mintje Wattu dan Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut Erny Tumundo. (*)

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Audiensi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan
Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Audiensi Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan (Tribun manado / Ryo Noor)

Baca juga: Wali Kota Bitung Maurits Mantiri Sentil para Pencemooh

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved