RHK Senin 6 September 2021
BACAAN ALKITAB Yudas 1:18 - Jauhi Kefasikan dan Hawa Nafsu
Pengajaran dan didikan para rasul Kristus, adalah penuntun hidup yang benar di dalam Tuhan. Jika semua jemaat mengikuti pengajaran para rasul
Yudas 1:18
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengajaran dan didikan para rasul Kristus, adalah penuntun hidup yang benar di dalam Tuhan. Jika semua jemaat mengikuti pengajaran para rasul, mereka akan memleroleh hidup. Bahkan hidup yang lebih hidup. Hidup yang lebih hidup adalah hidup dalam kepastian dan berkemenangan.
Di mana yang dimaksudkan dengan kepastian adalah jaminan keselamatan dan kehidupan kekal. Sedangkan berkemenangan artinya adalah kemenangan yang lebih dari pemenang. Sebab kita menang, di bumi dan di sorga, bersama Bapa di sorga.
Mengapa? Karena Yesus yang kita sembah adalah Tuhan dan Juruselamat dunia. Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Yesus. Sebab, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Dia mengaruniakan Anak-Nya Yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya pada-Nya akan memperoleh hidup yang kekal."
Pengajaran para rasul tentang hal itu, harus dipegang oleh semua umat Tuhan. Memang akan datang pengejek-pengejek. Mereka itu adalah guru-guru palsu dan pengajar sesat yang hidup dalam hawa nafsu. Umat Tuhan, jangan terpengaruh dengan ejekan dan hinaan mereka. Sebab itu sudah menjadi karakter dan cara hidup mereka yang sesat. Maka kita haruslah waspada.
Baca juga: Hal yang Sebaiknya Dilakukan di Pagi Hari Setelah Bangun Tidur
Baca juga: Song Joong Ki Jadi Brand Ambassador Scarlett Milik Felicya Angelista
Demikian firman Tuhan hari ini.
"Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: "Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka." (ay 18)_
Guru-guru palsu dan pengajar-pengajar sesat itu, tak kenal lelah, terus menekan para hamba Tuhan dan jemaat, agar mereka meninggalkan keyakinan dan iman mereka kepada Tuhan Yesus. Berbagai daya upaya mereka lakukan untuk menghentikan merambat pesatnya penginjilan. Mereka suka mempermainkan kata-kata agar terdengar manis dan indah, padahal di balik itu penuh siasat jahat dan tipu muslihat untuk menyesatkan umat Tuhan.
Yudas, sebagai hamba Kristus menegaskan bahwa orang-orang seperti ini hanya melayani perut mereka. Namun mereka membungkus diri dalam kebaikan. Padahal sesungguhnya penuh dengan kejahatan, kedengkian, iri hati dan hawa nafsu. Yudas menasihati agar kita hati-hati dengan orang-orang demikian. Karena itu bertentangan dengan firman Tuhan.
Umat Tuhan, baik di zaman Yudas saudara Yakobus, maupun kita yang ada di zaman now, harus mawas diri. Kita dinasihatinya untuk waspada dan berani mengatakan tidak dan menolak setiap tindakan dan perbuatan yang bertentangan dengan firman Tuhan. Ajaran yang menduakan dan atau mengabaikan apalagi merendahkan Tuhan Yesus, harus ditentang dengan cara yang baik, benar dan tepat. Yakni dengan menggunakan hikmat yang asalnya dari Tuhan Yesus.
Pesan Yudas bagi kita adalah kita harus mendengar pesan para hamba Tuhan yang sesuai dan berdasarkan firman Tuhan. Segala sesuatu yang bukan dari firman Tuhan, haruslah ditolak. Karena itu pasti dari si jahat, iblis. Kita jangan terpengaruh. Kita harus tetap konsisten mengikuti Kristus, ke manapun dan di manapun kita berada. Beritakanlah Injil dengan lebih sungguh lagi.
Sebagai keluarga dan jemaat Kristen, kita harus menjauhi hawa nafsu dan prilaku suka mengejek ataupun saling mengejek. Itu bukan "tabiat" orang Kristen. Itu kebiasaan si jahat. Kita harus saling menopang dan mendukung, menguatkan, menolong dan saling memberkati.
Jadilah kita sebagai hamba Tuhan yang menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi sesama kita. Bukannya menghina atau mengejek sesama dalam kelemahan. Apalagi mengejek iman dan kepercayaan kita. Tetaplah hidup saling mendoakan, seperti pesan firman Tuhan.
Jauhi segala kefasikan dan hawa nafsu dalam bentuk apapun, di setiap jejak langkah hidup kita. Sebab itu adalah keinginan daging dan manusia yang bertentangan dengan hukum Tuhan.
Sebaliknya, kendalikanlah dirimu dalam segala kewaspadaan dan hiduplah dalam kerendahan hati serta milikilah hati sebagai hamba. Itulah cara hidup yang dilehendaki Kristus. Karrna itu, lakukamlah semuanya demi kemuliaan nama Tuhan. Amin
DOA: Tuhan Yesus, mampukan kami selalu melakukan kehendak-Mu dalam hidup kami dan menjauhi kefasikan dan hawa nafsu. Berkatilah kami. Amin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/renungan-harian-kristen-rela-menderita-orang-kristen-sejati-pasti-melewati-penderitaan.jpg)