Breaking News:

Berita Bitung

Walikota Maurits Mantiri Beber Data Jumlah Stunting di Kota Bitung

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah stunting di Bitung ada 202 orang dengan kategori tinggi sedang dan bawah.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Chintya Rantung
christian wayongkere/tribun manado
Penyerahan Bantuan alat kesehatan posyandu dan beras fertifikasi dari PT MSM / TTN ke Kota BItung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Walikota Maurits Mantiri angkat bicara terkait masalah stunting di Bitung.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah stunting di Bitung ada 202 orang dengan kategori tinggi sedang dan bawah.

“Sembilan kelurahan tinggi diatas delapan, sedang diatas lima dan tujuh serta rendah di bawah empat.

Ada sembilan kelurahan pertama akan kami fokuskan di Girian Weru 1, Makawidey, Papusungan, Pateten I dan II, Tendeki, Wangurer Utara, Wangurer dan Kelurahan Winenet II,” tutur Maurits Mantiri saat menerima bantuan beras Fortifikasi dan alat Kesehatan posyandu dari PT MSM / TTN di Pendopo lapangan upacara kantor walikota Bitung, Rabu (1/9/2021).

Prefentif aspek, efektifkan posyandu karena percaya dengan posyandu pendekatan efektif untuk mencegah stunting, lewat musyawarah RT dan BKSUA juga sama ratakan informasi ini agar di 1.000 HPK menuntukan anak hingga dua tahun agar jangan jadi stunting.

Terkait dengan stunting, tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya, jangan terjebak dalam pemahaman stunting karena gizi buruk.

Ada juga yang menilai stunting karena hamil di luar nikah, sementara hal ini tidak direncanakan tiba-tiba datang sementara dalam pemahaman 1.000 HPK dalam koridor perencanaan.

Temabakan mematikan yang tidak direncanakan banyak terjadi stunting, karena beberapa faktor sehingga kerja para tokoh agama dalam hal mengurangi stanting bersama kepala puskesmas dan para camat.

“Ada tiga kelurahan tinggi 24, 15 dan 13. Lewat posyandu bisa ukur kartu sehat dari bayi, atau informasikan ke RT dan kepala lingkungan, jika ada ibu hamil dan memilik anak di bawah dua tahun bisa dilakukan pendekatan kuratif dan prefentif sehingga ketika ini terintegrasi bisa turunkan angka stunting,” jelasnya.

Terkait dengan pemberian bantuan beras Fertifikasi dari PT MSM / TTN, penerima wajib tau cara memasaknya mulai dari mencuci hingga di masak.

Jangan sampai tidak tahu, sehingga peran TP PKK buat contoh cara memasak beras Fertifikasi yang baik dan benar untuk diedarkan ke 1.000 RT yang ada di 69 kelurahan se Kota Bitung.

Kemudian modul yang diberikan PT MSM / TTN akan disebar kepada ketua RT, sebagai bahan untuk membimbing masyarakatnya dengan bahasa sederhana dan di mengerti.

“Harus kerja bersama bergotong royong, untuk selesaikan stunting di Kota Bitung,” tandasnya.(crz)

Baca juga: Masih Ingat Sherrin Tharia? Mantan Istri Zumi Zola Penampilan Berubah Drastis, Ini Kesibukan Barunya

Baca juga: Tes SKD CPNS 2021 Dimulai Hari Ini, Simak Kisi-kisi Materi SKD TIU, TWK, TKP dan Nilai Ambang Batas

Baca juga: Briptu Firsly Lontoh, Polwan di Polres Boltim Ini Sebut Jadi Polisi Harus Disiplin Sabar dan Ikhlas

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved