Advetorial

Pemerintahan Gubernur Sulut Olly Dondokambey Dapat Rp 552 Miliar, Lengkapi Fasilitas RSUD ODSK

Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw  dapat kucuran dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp 552 miliar

Editor: David_Kusuma
tribunmanado.co.id/Ryo Noor
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ODSK 

“Semuanya dipergunakan tepat sasaran. Jadi, dimasukan untuk pergerakan ekonomi di daerah," ujarnya.

Nantinya meski ada penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), namun roda ekonomi tetap berputar

"Uang yang berputar menunjukan adanya aktivitas ekonomi bahwa provinsi ini tidak diam ada aktivitas pembangunan,"katanya. (adv)

Gubernur Olly Dondokambey sukses memasukan dana PEN triliunan rupiah ke Sulut
Gubernur Olly Dondokambey sukses memasukan dana PEN triliunan rupiah ke Sulut (Pemprov Sulut)

Sebelumnya, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey menandatangani  Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pinjaman Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 552 Miliar.

Pemprov Sulut mendapat kucuran dana PEN dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI)
Penandatanganan PKS ini dihelat secara virtual dari Jakarta, Jumat (27/8/2021)

Gubernur Olly Dondokambey memberikan apresiasi kepada Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan dan PT SMI atas terselenggaranya acara ini.

"Apa yang Kami rasakan sampai hari ini, kerja sama sinergi Pemerintah Daerah dan PT. SMI banyak membantu pertumbuhan ekonomi yang ada di Provinsi Sulut," kata Gubernur.

Semester pertama tahun 2020 pertumbuhan ekonomi -3, dan triwulan 2 di tahun 2021 bertumbuh +8,4%. Artinya setelah dievaluasi pertumbuhan ekonomi berjalan dengan baik, salah satunya adalah belanja pemerintah dari dana PEN yang diterima dari PT. SMI.

Menurut Gubernur, Sulut mendapatkan manfaat yang begitu besar dari dana PEN ini. Antara lain, pembangunan Rumah Sakit Mata dan Rumah Sakit Umum Daerah di Provinsi Sulut, telah soft opening dan akan beroperasi penuh pada Desember nanti sehingga dapat menghasilkan manfaat yang besar bagi masyarakat dan tambahan penerimaan daerah Provinsi Sulut.

"Pinjaman PEN di tahap pertama diterima Rp 723 Miliar dan sudah dilakukan pemanfaatan pembangunan infrastruktur di 15 Kabupaten/Kota sehingga pertumbuhan ekonomi meningkat karena sarana prasarana ekonomi bisa berjalan dengan baik di 15 Kabupaten/Kota," kata dia.

Gubernur mengungkapkan, ini adalah wujud kerja sinergitas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yaitu Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota sehingga dapat sama-sama meraih keberhasilan ke depan seperti kegiatan-kegiatan di bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, SDM dan perhubungan yang akan dikerjakan dan manfaatnya sangat dirasakan di tahun 2021.

"Kita harapkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 ini akan menjadi landasan pertumbuhan ekonomi kita di tahun 2022," pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Steven Kandouw, Ketua DPRD Provinsi Sulut Fransiskus Silangen, Sekprov Sulut, Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Perwakilan PT SMI, Asisten III Provinsi Sulut dan Pejabat Tinggi Pratama Provinsi Sulut. (ryo)

Baca juga: Kedai Garasi Tempat Nongkrong Kekinian Anak Milenial di Langowan Minahasa

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved