Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pergerakan Kargo Bandara Samrat Manado Naik 20 Persen

Meskipun demikian, pertumbuhan volume kargo sepanjang semester pertama tahun ini tak berlanjut di awal semester kedua.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Charles Komaling
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Proses loading kargo ke pesawat khusus yang akan menjawab komoditas pertanian dan perikanan ke Singapura di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.    

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pergerakan kargo di Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado relatif normal.

Sepanjang tahun ini (per Juli) 2021, total volume pergerakan kargo di Bandara Samrat Manado mencapai 9.290 ton.

Volume kargo tahun ini naik 20 persen dibanding tahun 2020. Tahun lalu, pada periode yang sama volume kargo di Bandara Samrat 7.770 ton.

Meskipun demikian, pertumbuhan volume kargo sepanjang semester pertama tahun ini tak berlanjut di awal semester kedua.

Pasalnya, pada Juli 2021, volume kargo turun 16 persen (yoy). Di mana, pada Juli 2021, total volume kargo di Samrat Manado 1.194 ton.

Pada bulan yang sama tahun lalu, volume kargo mencapai 1.424 ton.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Samrat Manado, Mingguan ET Gandeguai menyatakan, pergerakan kargo relatif stabil dibanding pesawat dan penumpang.

"Karena kargo tidak terdampak pembatasan pelaku perjalanan. Kargo rata-rata normal," kata Minggus kepada Tribunmanado.co.id, Kami

Terkait adanya penurunan di Bulan Juli, secara tidak langsung terdampak Pemberlalukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Selain itu, direct call ke Jepang yang selama ini menjadi kontributor volume kargo terhenti sementara," kata Minggus lagi.

Terkait direct call, GM Garuda Indonesia, Vonny Pinontoan mengakui sedang vakum.

"Ini kita sedang persiapkan untuk dibuka lagi. Ada beberapa perubahan memang," jelas Vonny.

Ia tak merinci jelas apa penyebab direct call ke Narita, Tokyo itu dihentikan sementara. "Kalau sudah ada perkembangan kami infokan lagi," jelasnya.

Pergerakan Kargo 2020 dan 2021

Tahun 2020:

Januari 1.177 ton
Februari 974 ton
Maret 968 ton
April 894 ton
Mei 1.071 ton
Juni 1.260 ton
Juli 1.424 ton
Total. 7.770 ton

Tahun 2021

Januari 1.393 ton (18 persen)
Februari 1.291 ton (32 persen)
Maret 1.360 ton (41 persen)
April 1.483 ton (66 persen)
Mei 1.248 ton (17 persen)
Juni 1.319 ton (5 persen)
Juli 1.194 (-16 persen)
Total 9.290 (20 persen) (*)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved