Breaking News:

Kisah Penyintas Covid-19 Jalani Isolasi di KM Tatamailau

Kalau di atas kapal bisa melihat pemandangan serta udara sehat di pagi hari dan tidak ada rasa bosan

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Charles Komaling
christian wayongkere
Bantuan untuk warga yang menjalani isolasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Penyintas Covid 19 yang selesai menjalani isolasi terapung terpusat di atas Kapal Motor (KM) Tatamailau merasa senang karena sudah bisa pulang ke rumah.

SEPERTI yang diutarakan Wilson Gagheggang (42) warga Kelurahan Wangurer Barat Kecamatan Madidir, bersama sang istri Elisabet Katimbuli (40) menjalani isolasi terapung terpusat (Isoter) di Kapal Tatamailau.

Pada hari ke 11 Senin (30/8/2021) kemarin, selesai menjalani isolasi setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan swab antigen dengan hasil negatif.

“Sangat beda kalau isolasi di rumah dan di kapal. Kalau di rumah hanya bolak balik dari teras hingga dapur rumah, tapi kalau di atas kapal bisa melihat pemandangan serta udara sehat di pagi hari dan tidak ada rasa bosan saat isoter di KM Tatamailau,” kata Wilson Gagheggang (42) saat diwawancarai Tribunmanado.co.di.

Lanjut Wilson, pemandangan yang indah bisa dilihat selama menjalani isolasi di atas Kapal Motor Tatamailau selama hampir 11 hari ada pemandangan laut Selat Lembeh, ada aktivitas nelayan yang sedang melaut mencari ikan.

Lalu ada fasilitas yang tersedia di atas kapal, tempat tidur, fasilitas memancing, tempat berjemur bagi warga yang jalani isolasi, juga ada laundry serta wifi gratis.

Di terminal Pelabuhan Samudera Bitung, Wilson sempat disapa oleh Wali Kota Bitung Maurits Mantiri di sela-sela memberikan bantuan dari pemerintah Kota Bitung dan Program Peduli Corona dari Yayasan Peduli Amal Peduli Kasih (YPP).

Dalam tanya jawab, Wali Kota bertanya terkait dengan fasilitas makanan hingga aktivitas apa yang dilakukan selama jalani isolasi.

“Fasilitas dan pelayanan di atas kapal sangat luar biasa. Selama isolasi dapat makanan, kebersihan terjamin sebagai pasien merasa terbantu dalam proses recovery,” sambung Diane Leviane Lengkong (25) penyintas Covid-19, usai melakukan isolasi di atas KM Tatamailau.

Hari ini dua di antara 15 pasien Covid-19, usai menjalani isolasi di atas kapal.

Kemudian ketambahan lagi satu pasien dari Kota Bitung, sehingga jumlah saat ini pasien yang menjalani isolasi di atas KM Tatamailau ada 14 orang.

Terdiri dari delapan warga Bitung dan lima warga Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Dua pasien yang sudah selesai menjalani isolasi mandiri di atas Kapal Motor (KM) Tatamailau kakak beradik Diane Leviane Lengkong (25) dan Shelin Zefanya Lengkong (20), warga Jaga 14 Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Diwawancarai usai turun dari perahu, Diane Lengkong mengatakan ia menjalani isolasi sejak hari Jumat (20/8/2021) sampai Rabu (25/8/2021) setelah sebelumnya sudah isolasi mandiri di rumah selama enam hari, sehingga melanjutkan isolasi di atas kapal.

Selesai menjalani isoter terpaung di KM Tatamailau, setelah hasil swab antigen Selasa kemarin negatif.

“Jelas beda isolasi di rumah dan di kapal. Kalau di rumah hanya berkutat di rumah saja, kalau di kapal bisa lihat pemandangan pikiran jadi fresh,” jelas Diane Lengkong. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved