Berita Manado
Hingga Juli 2021, Volume Kargo Bandara Samrat Manado Capai 9.290 Ton
Sepanjang tahun ini (per Juli) 2021, total volume pergerakan kargo di Bandara Samrat Manado mencapai 9.290 ton.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pergerakan kargo di Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado relatif normal.
Sepanjang tahun ini (per Juli) 2021, total volume pergerakan kargo di Bandara Samrat Manado mencapai 9.290 ton.
Volume kargo tahun ini naik 20 persen dibanding tahun 2020. Tahun lalu, pada periode yang sama volume kargo di Bandara Samrat 7.770 ton.
Meskipun demikian, pertumbuhan volume kargo sepanjang semester pertama tahun ini tak berlanjut di awal semester kedua.
Pasalnya, pada Juli 2021, volume kargo turun 16 persen (yoy). Di mana, pada Juli 2021, total volume kargo di Samrat Manado 1.194 ton.
Pada bulan yang sama tahun lalu, volume kargo mencapai 1.424 ton.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Samrat Manado, Mingguan ET Gandeguai menyatakan, pergerakan kargo relatif stabil dibanding pesawat dan penumpang.
"Karena kargo tidak terdampak pembatasan pelaku perjalanan. Kargo rata-rata normal," kata Minggus kepada tribunmanado.co.id, Kami
Terkait adanya penurunan di Bulan Juli, secara tidak langsung terdampak Pemberlalukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Selain itu, direct call ke Jepang yang selama ini menjadi kontributor volume kargo terhenti sementara," kata Minggus lagi.
Terkait direct call, GM Garuda Indonesia, Vonny Pinontoan mengakui sedang vakum.
"Ini kita sedang persiapkan untuk dibuka lagi. Ada beberapa perubahan memang," jelas Vonny.
Ia tak merinci jelas apa penyebab direct call ke Narita, Tokyo itu dihentikan sementara. "Kalau sudah ada perkembangan kami infokan lagi," jelasnya.
Pergerakan Kargo di Bandara Samrat Manado tahun 2020 dan 2021