Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Tadi Malam Pukul 23.00 WIB, 3 Orang Jadi Korban Mobil Dinas TNI Tabrak Motor dan Pedagang
Terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Jatinegara Timur II, Jakarta Timur pada Minggu tadi malam.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Jatinegara Timur II, Jakarta Timur pada Minggu tadi malam.
Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan mobil dinas TNI yang menabrak motor dan pedagang kaki lima.
Akibat kecelakaan tersebut 3 orang pedagang menjadi korban.
Baca juga: Kunjungan ke Cirebon, Menteri BUMN Apresiasi PLN Dukung 8 Ribu UMKM Hadapi Pandemi
Baca juga: Gerakan Nasional BBI dan BWI: Pelangi Sulawesi, dari Sulawesi ke Mancanegara
Kendaraan mobil dinas TNi yang menabrak dagangan. (Via Voi)
Satu unit mobil dinas TNI menabrak para pedagang kaki lima (PKL) di pasar barang bekas Jembatan Item, Jalan Jatinegara Timur II, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
Akibat insiden kecelakaan itu, sedikitnya 3 orang pedagang alami luka parah disekujur tubuh terkena benturan keras.
Satu orang pedagang belum diketahui identitasnya alami luka parah akibat hantaman keras, sedangkan dua lainnya adalah pasangan suami istri yang merupakan pedagang kopi di lokasi kejadian.
Menurut sejumlah warga yang melihat, kejadian terjadi pada Minggu 29 Agustus, sekitar jam 23.00 WIB malam. Mulanya mobil melaju dari arah Stasiun Jatinegara menuju TL Jembatan Item.
Saeprudin, salah satu pedagang di sekitar lokasi yang melihat kejadian mengatakan, mobil dinas itu tiba-tiba hilang kendali dan menabrak motor yang parkir di depan penginapan Rio. Motor yamaha Mio itu terseret sekitar 7 meter dari parkiran.
"Disini pas di trotoar ada si bapak itu lagi jualan. Dia kena benturan dan luka parah. Sudah dibawa ke rumah sakit Premier Jatinegara," ujarnya kepada VOI di lokasi, Senin 30 Agustus, dini hari.
Hingga Senin dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, petugas kepolisian Polres Metro Jakarta Timur dan Denpom TNI masih melakukan penyelidikan di lokasi kecelakaan maut. Petugas gabungan itu terlihat mengumpulkan data dan memintai keterangan para saksi.
Sekitar pukul 02.00 WIB, mobil derek Satlantas Polrestro Jakarta Timur tiba di lokasi. Mobil dinas berwarna hijau tua milik TNI itu mengalami ringsek di bagian kap depan setelah menghantam MCB pembatas
Sementara satu unit motor yang diduga milik pengunjung tempat penginapan itu juga hancur dan ringsek. Selain motor, sepeda dan warung milik korban pedagang juga luluh lantah.
Menurut Saeprudin, korban totalnya ada 3 orang yang merupakan pedagag di kawasan pasar bekas Jembatan Item.
"Iya sekitar tiga orang korban luka parah. Mereka pedagang semua, memang biasanya usaha malam disini. Kondisi ketiga korban kritis tapi sudah dibawa ke Rumah Sakit terdekat," katanya.
Guna mengantisipasi kerumunan warga, Satlantas Polrestro Jakarta Timur akhirnya menderek mobil dinas TNI itu. Sedangkan motor dan sepeda yang rusak juga disita sebagai barang bukti.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari unit Laka Lantas Polrestro Jakarta Timur dan Denpom TNI. Sementara kasusnya masih ditangani Denpom TNI guna proses lebih lanjut.
Kasus kecelakaan lainnya Tewaskan 4 Orang
Kecelakaan maut melibatkan mobil Sigra BG 1388 BE dengan truk BG 8351 LR di Desa Langkan, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (29/8/2021).
Empat orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
Terungkap fakta baru dari insiden kecelakaan tersebut, ternyata sang sopir dari mobil Sigra merupakan seorang pelajar dan belum memilik surat izin mengemudi (SIM).
Hal ini diungkapkan oleh Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Ricky Mozam, Senin (30/8/2021).
Menurut dia, sopir mobil Toyota Sigra bernama Fikri Okta Brani (17) merupakan pelajar SMA.
"Sopir Sigra ini belum memiliki SIM karena masih pelajar," kata Ricky.
Kecelakaan adu kambing yang terjadi di Jalan Lintas Timur tepatnya di Desa Langkan Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Sabtu sore (28/8/2021) kemarin. (Polres Banyuasin)
Kronologi Kejadian
Masih dikatakan Ricky, kecelakaan berawal saat pengendara Sigra mencoba menyalip kendaraan yang ada di depannya.
Namun dari arah berlawanan datang sopir truk yang dikendarai oleh Aidil Yusrah (46).
Kecelakaan pun tidak terhindarkan.
4 Korban Meninggal
Akibat kecelakaan ini empat korban meninggal dunia.
Para korban sempat dilarikan oleh petugas ke rumah sakit.
Namun luka parah yang diakibatkan kecelakaan tersebut, membuat para korban menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit.
Penumpang mobil Sigra yang meninggal yakni
Fikri Okta Brani (17), Aang Anggara (18) duduk di bangku sebelah sopir, Alan Sahbandi (17) yang duduk di bangku tengah sebelah kiri, Jova Alfa Reza (18).
Satu penumpang Sigra berhasil selamat dan hanya mengalami luka lecet yakni Ananda.
Sedangkan sopir truk tidak mengalami luka sama sekali.
Belum Ada Tersangka
Satlantas Polres Banyuasin masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sehingga Satlantas Polres Banyuasin belum bisa menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan ini.
Pihaknya masih meminta keterangan saksi.
Sebagian artikel ini telah tayang di Sripoku.com, https://palembang.tribunnews.com/2021/08/30/kecelakaan-maut-di-banyuasin-sopir-sigra-ternyata-masih-pelajar-dan-belum-punya-sim?page=all