Breaking News:

Berita Mitra

Dinilai Kucing-kucingan Soal Dokumen Lingkungan, Aktivitas PT SEJ Disorot di Ratatotok Mitra

Aktivitas tambang emas milik PT Sumber Energi Jaya (SEJ) terus menuai sorotan publik.

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Chintya Rantung
IST
Tokoh Masyarakat Ratatotok Kasim Malolonto 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Aktivitas tambang emas milik PT Sumber Energi Jaya (SEJ) terus menuai sorotan publik.

Itu karena perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Ratatotok ini dinilai berpotensi merusak lingkungan.

Apalagi dokumen Analisi Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Izin Pinjam Pakai Hutan (IPPH) belum diperbaiki oleh pihak perusahan.

Kritik tajam itu disampaikan Tokoh Masyarakat Ratatotok Kasim Malolonto.

Tak tanggung-tanggung, pihaknya mendesak agar Pemkab Mitra menghentikan pengoperasian perusahan tambang PT Sumber Energi Jaya (SEJ).

Menurut Kasim, masyarakat saat ini rasa was-was akan menjadi korban dengan adanya dampak kerusakan lingkungan di kemudian hari.

“Jika dokumen AMDAL dan IPPH tidak diperbaiki, Pemkab Mitra dan DPRD seharusnya berhentikan sementara pengoprasian PT SEJ begitupun aktifias pengoprasiannya seharusnya harus dilaporkan ke Pemkab setiap tiga bulan,”kata Kasim.

Ia curiga, Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD dan PT SEJ yang dilakukan pada Senin (23/8/2021) lalu hanya formalitas semata.

“Kami bukan menolak adanya perusahan tambang di Ratatotok, tapi harus sesuai aturan yang ada dan tidak merusak lingkungan untuk itu saya berharap DPRD yang menjadi kepanjangan tangan dari masyarakat tegas berhentikan sementara aktifitas perusahan tambang tersebut,”harap Kasim.

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Mitra pada Senin (23/8), telah memanggil pihak PT. SEJ untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Aula Kantor DPRD.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved