Breaking News:

OPINI

Bersahabat dengan Musuh, Refleksi PPKM Tak Berkesudahan

Cepat atau lambat kita akan bersahabat dengan corona. Namun jika tak ada scenario pada wilayah ini, maka pilihannya kita angkat bendera putih.

Dokumen Baso Affandi
Baso Affandi SH, Penyintas covid-19 - Pengurus KAHMI Kota Manado 

Sekarang tingkat keyakinan harus kita dudukkan sejajar dengan tingkat kesadaran rakyat. Banyak langkah yang suka tidak suka terkadang tak masuk akal sehat.

Misalnya soal pembatasan jam operasional yang membatasi pelaku apapun untuk operasional sampai pukul 20.00.

Pertanyaan muncul adalah apakah sebelum pukul 20.00 ini corona tak ada sampai semua bisa beraktifitas dengan berbagai prokes.

Tapi sudahlah, kita tidak sedang bicara soal itu, namun bagaimana cara kita meperlakukan corona ini agar dia tak memangsa kita semua.

Mungkin saja kita tak butuh vaksin, bisa saja kita tak perlu pembatasan.

Bisa saja kita butuh edukasi dari pihak yang ahli agar menyampaikan bagaimana cara bisa survive hidup dan imun tetap normal bahkan meningkat di saman pandemic ini.

Bahkan secara pribadi saya ingin mengatakan bahwa satu harapan yang semoga menjadi kenyataan dimana ada yang mampu menciptakan obat penyembuh corona selayaknya obat batuk, obat maag, obat sakit kepala atau lainnya.

Sehingga jika ada yang terpapar maka dengan mudah disuguhkan obat yang memang menjadi penawarnya hingga akhirnya corona bisa kita anggap sebagai penyakit biasa saja dan tak perlu takut dengan itu semua.

Entah ini hanya mimpi atau akan ada masanya obat tersebut akan mudah ditemukan di apotek atau bahwan warung-warung kecil pinggir jalan.

Jika situasi ini nyata, maka corona bukan lagi musuh yang membuat dunia panic, kita bisa hidup bersama dan bisa dikatakan bahwa ia bukan lagi terror yang menakutkan.

Sungguh bahaya luar biasa akan mengancam kita semua jika pembatasan terus dilakukan, korban tak mampu bayar kontrakan, kosan, cicilan bahkan tak mampu beli makan bakal terus bertambah dan biasanya revolusi muncul jika perut lapar. Tanda awas buat kita semua.

Cepat atau lambat kita akan bersahabat dengan corona.

Namun jika tak ada scenario pada wilayah ini, maka pilihannya kita angkat bendera putih lalu menyerah, kalah dan tumbang satu per satu. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved