Breaking News:

Berita Bolmut

Polsek Bolangitang Bolmut Dituduh Lakukan Pungli, Herdi Manampiring: Itu Tidak Benar

Masyarakat Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) belakangan ini dibuat resah dengan aksi para oknum yang melakukan timbunan minuman kaleng

Penulis: Majer Lumantow | Editor: Chintya Rantung
mejer lumantow/Tribun Manado
Polsek Bolangitang Bolmut amankan oknumpenimbun susu kaleng yang jadi Lahan Bisnis ditengah Pandemi Covid-19. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Masyarakat Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) belakangan ini dibuat resah dengan aksi para oknum yang melakukan timbunan minuman kaleng bermerk susu beruang (Bearbrand) untuk dijual kembali di Provinsi Gorontalo.

Pasalnya, para oknum tersebut diduga memborong habis minuman bergambar beruang tersebut hampir di semua mini market yang ada di Kabupaten Bolmut untuk di jual ke penampung (Pedagang) yang berasal dari provinsi Gorontalo.

Tak ayal, sejumlah warga yang hendak membeli minuman susu beruang mengeluh karena stok minuman tersebut sudah tidak tersedia lagi di mini market.

Merespon keluhan masyarakat, anggota Polsek Bolangitang Bolmut langsung mengecek ke lokasi dan mengamankan kendaraan bernomor Polisi DM 8627 AE yang memborong minuman beardbrand ke Kantor Polsek Bolangitang.

Kapolsek Bolangitang Iptu Herdi Manampiring saat dikonfirmasi Tribunmanado.co.id mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan dilapangan berdasarkan aduan masyarakat.

"Jadi kita langsung lakukan kegiatan operasi di jalan trans Sulawesi dan mendapati kendaraan yang di kendarai oleh Erik Yusuf warga Gorontalo bersama 1 orang penumpang atas nama Adam, dan langsung mengarahkan kendaraan tersebut ke kantor Polsek Bolangitang untuk di mintai keterangan," jelas Manampiring kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (26/8/2021).

Dikatakan Kapolsek, dalam pemeriksaan tersebut, didapati barang merk bear brand berjumlah 112 dos, dan dalam 1 dos terdapat 30 kaleng dan di jumlah keseluruhan terdapat 3.360 kaleng.

"Jadi menurut pengakuan karyawan salah satu mini market di Desa Sangkub dalam pembelian perkaleng 13.000 sedangkan harga jual sebenarnya diswalayan indomaret dengan harga 9000 perkaleng," ujar Kapolsek.

Terkait adanya tuduhan anggota Polsek Bolangitang melakukan Pungli saat pemeriksaan terhadap pelaku, Kapolsek Bolangitang langsung membantah hal tersebut.

Dijelaskannya, saat anggota sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku (Sopir), saat itu pelaku yang menawarkan terlebih dahulu untuk diloloskan dari pemeriksaan, dengan menyogok petugas.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved