Breaking News:

Dinkes Sitaro Kembali Buka Vaksinasi Dosis Satu

Untuk itu, pihaknya terus memantau jalannya vaksinasi termasuk ketersediaan vaksin di gudang

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Charles Komaling
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Setelah tertunda selama sebulan lebih, vaksinasi dosis satu di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) kembali dibuka mulai Kamis (26/8/2021). Dimulainya vaksinasi dosis satu ini usai pemerintah daerah menerima kiriman 1.400 dosis vaksin jenis moderna pada awal pekan ini.

Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen mengatakan, dibukanya lagi program vaksinasi dosis satu bagi masyarakat umum karena ketersediaan vaksin yang cukup.

"Sebenarnya moderna ini diutamakan bagi tenaga kesehatan untuk booster yang ketiga. Tapi karena ada tenaga kesehatan yang belum memenuhi syarat untuk divaksin dosis tiga, jadi selebih bisa diberikan kepada yang lain sesuai syarat medis yang ditentukan," terang Sasingen di hadapan sejumlah awak media.

Dia pun menargetkan program vaksinasi ini bisa rampung akhir tahun ini. Untuk itu, pihaknya terus memantau jalannya vaksinasi termasuk ketersediaan vaksin di gudang farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro.

"Memang tergantung persediaan vaksin, baik yang ada pada kita di daerah maupun provinsi. Makanya kita tetap pantau jalannya vaksinasi ini," kunci Sasingen.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sitaro, dr Semue Raule menyatakan, pasca menerima kiriman vaksin jenis moderna, pihaknya langsung melakukan distribusi ke seluruh fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di Sitaro.

"Jadi saat ini, program vaksinasi di rumah sakit dan puskesmas itu sekali jalan. Ada untuk dosis satu, dosis dua maupun dosis tiga khusus untuk tenaga kesehatan," beber Raule.

Dia pun mengimbauan kepada warga masyarakat yang belum menerima suntikan vaksin dosis satu bisa mendatangi faskes-faskes yang ada di tempat tinggal terdekat. "Cukup membawa KTP. Nanti akan diskrining oleh petugas yang ada," lanjutnya.

Pantauan Tribunmanado.co.id di Puskesmas Ulu Siau, nampak antrean masyarakat yang hendak mengikuti vaksinasi, baik dosis satu maupun dosis dua. Mayoritas mereka yang menjalani vaksinasi dosis pertama menyatakan keterlambatan disebabkan adanya kendala-kendala medis yang ditemukan saat proses skrining.

"Kali ini baru bisa divaksin karena sebelumnya tekanan darah selalu tinggi," ungkap Victor, warga Kelurahan Tarorane Kecamatan Siau Timur.

Selain warga masyarakat umum, diperoleh informasi adanya vaksinasi khusus bagi tenaga kesehatan setelah pelayanan kepada masyarakat umum selesai dilaksanakan. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved