Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Tomohon

Pandemi Covid-19 Bawa Berkah, Tahun Ini Sudah 20 Penghuni LPKA Tomohon Pulang Lebih Awal

Program asimilasi dalam rangka penanganan Covid-19 oleh Kementrian dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Hesly Marentek
Kepala LPKA Tomohon Marulye Simbolon. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Pandemi Covid-19 membawa berkah  bagi para narapidana.

Sebab, akibat pademi para narapidana di Indonesia bisa pulang lebih awal, sekalipun masa hukuman belum selesai.

Ini menyusul diterbitkannya Program asimilasi dalam rangka penanganan Covid-19 oleh Kementrian dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tomohon sejak program asimilasi rumah ini diterapkan total sudah ada puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan ataupun Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas).

"Sesuai data dari Januari sampai 25 Agustus total sudah 20 orang mendapat asimilasi rumah," kata Kepala LPKA Tomohon Marulye Simbolon, Rabu (25/8/2021).

Dijelaskan Marulye, WBP atau Andikpas yang menerima asimilasi rumah tetap mendapat pengawasan dari Balai Pemasyarakat (Bapas).

"Sekalipun di rumah, tapi tetap dapat pengawasan dari Bapas. Itu berlangsung sampai masa hukumannya selesai. Misalnya ada sisa enam bulan, jadi selama itu dia mendapat pengawasan dari Bapas," ujarnya.

Program Asimilasi Rumah dilaksanakan dalam rangka Penanganan Covid-19.

Yang mana awalnya tertuang dalam PP Menkumham no 10 tahun 2020. Lalu diperpanjang lewat Permenkumham nomor 32 Tahun 2020.

Kemudian Permenkumham Nomor 24 Tahun 2021 yang mana program Asimilasi Rumah dapat diusulkan bagi narapidana yang memasuki 2/3 masa pidana dan Andikpas memasuki 1/2 masa pidana mulai 1Juli 2021 sampai 31 Desember 2021.

Marulye juga mengaku dengan adanya program asimilasi rumah ini membuat daya tampung di LPKA Tomohon sangat memungkinkan.

"Tentunya membuat kami terbantu dalam melakukan pembinaan dan membuat jarak antara mereka. Biasanya 7 orang per kamar kini bisa tinggal 4 ataupun 5."

"Apalagi sebelum ada program asimilasi rumah jumlah warga binaan ada sekira 130," tukas Maruyle.

Tentang Tomohon

Tomohon adalah salah satu kota di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.

Jarak Tomohon ke Manado, Ibukota Provinsi Sulawesi Utara 24,9 kilometer atau 1 jam 2 menit jika ditempuh dengan kendaraan

Luas Kota Tomohon berdasarkan keputusan UU RI Nomor 10 Tahun 2003 sekitar 11.420 Ha

Kota Tomohon terletak di ketinggian kira-kira 900-1100 meter dari permukaan laut (dpl), diapit oleh 2 gunung berapi aktif, yaitu Gunung Lokon (1.580 m) dan Gunung Mahawu (1.311 m).

Suhu di Kota Tomohon pada waktu siang mampu mencapai 30 derajat Celsius dan 18-22 derajat Celsius pada malam hari.

Saat ini Kota Tomohon dipimpin oleh Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk alias Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Wenny Lumentut. 

Baca juga: Cerita Warga Pangolombian Tomohon, Puluhan Tahun Garap Kebun yang Berseblahan Dengan PLTP

Baca juga: Prilly Latuconsina Blakblakan Punya Pacar Baru, Ini Tanggapannya saat Disinggung Soal Menikah

Baca juga: Masih Ingat Wanita Cantik Temani Suami Menikah? Kini Masih Setia Dampingi Suami Bercerai

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved