Breaking News:

Berita Minsel

Rolling Pejabat Diterpa Isu 'Makelar Jabatan', Ketua PDIP Minsel Keluarkan Peringatan Keras

Sesuai aturan, Tanggal 26 Agustus 2021, Bupati dan Wakil Bupati Minsel sudah diperbolehkan melaksanakan rolling.

Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rul Mantik
Stefanus Lumowa, Ketua DPC PDIP Minsel, yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Minsel. 

"Apalagi sampai ada yang minta imbalan uang," kata Stefanus mengingatkan.

Jika dia mendapati ada kader PDI Perjuangan yang menjadi makelar jabatan, dia memastikan akan memberinya sanksi sesuai AD/ART partai.

"Buat pengurus partai, jangan sekali-kali menjadi makelar jabatan. Pasti akan ada sanksi dan berhadapan dengan AD/ART partai," kata Stefanus mengingatkan.

Untuk menindaklanjuti statemen ini, Stefanus Lumowa langsung menggelar rapat pengurus partai.

Inti dari rapat pengurus ini, kata Stefanus, soal pengawalan penggantin jabatan dan larangan intervensi.

"Sebentar ami akan melakukan rapat pengurus partai. Materinya menyangkut pengawalan terhadap pergantian jabatan di Pemkab Minsel."

"Di sini ditegaskan tidak boleh intervensi dan melakukan jual beli jabatan. Bila didapati maka bersiap mendapat sanksi berat," papar Stefanus dengan mimik wajah sangat serius.

Sebagai partai politik yang mengusung Franky Wongkar dan Petra Rembang, kata Stefanus, dia berjanji tidak akan mengintervensi penempatan jabatan yang akan dilakukan bupati dan wakil bupati.

"Kami tidak akan intervensi, meskipun kami sebagai partai pengusung. Sebab kami yakin Bupati dan Wakil bertindak profesional menyangkut pergantian atau rolling jabatan."

"Mekanisme pergantian jabatan harus benar-benar profesional," pungkas Stefanus. (rul).

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved