Breaking News:

Berita Bolmong

Karyawan PT PP Bolmong Wajib Dapat Persetujuan Satgas Covid-19 Jika Tinggalkan Site Proyek

Protokol Kesehatan (Prokes) ketat diterapkan oleh PT Perumahan Pembangunan (PP), yang sedang mengerjakan proyek Bendungan Lolak

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
IST/PT PP
Para pekerja dan karyawan PT PP Bendungan Lolak 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Protokol Kesehatan (Prokes) ketat diterapkan oleh PT Perumahan Pembangunan (PP), yang sedang mengerjakan proyek Bendungan Lolak di Kabupaten Bоlmоng, Sulawesi Utara (Sulut).

Pasalnya pembangunan fisik, adalah salah satu sektor yang tetap beroperasi ditengah Pandemi Covid-19.

Meski begitu, penerapan prokes secara ketat wajib dilakukan oleh setiap Perusahaan yang sedang melakukan pembangunan fisik.

Di Proyek Bendungan Lolak misalnya, para Karyawan tidak diizinkan sembarangan keluar masuk site proyek secara bebas.

Menurut Superintendent PT PP Proyek Bendungan Lolak, Darwis Faky, jika setiap karyawan diwajibkan mendapatkan aprove atau persetujuan dari satgas Covid-19 sebelum meninggalkan site proyek.

"Jadi kalau mau keluar dari site proyek ada surat izin, dan ini wajib mendapatkan approve dari Satgas Covid-19," ujarnya saat dihubungi Tribunmanado.co.id, Selasa (24/8/2021).

Selain itu, para karyawan yang meminta cuti keluar daerah dan kembali ke lokasi proyek wajib menjalani swab test maupun PCR test.

"Jika hasilnya positif maka tak akan diizinkan masuk ke site proyek," tegas dia.

Bukan hanya itu, pihak PT PP juga menyiapkan sanksi bagi setiap karyawan dan pekerja yang tak menaati Prokes.

"Sanskinya pasti ada, seperti tidak berkerumun dan wajib menggunakan masker. Tapi Alhamdulillah sejauh ini belum ada yang melanggar," tegas dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved