Breaking News:

Berita Tomohon

Tak Ada Peningkatan Aktivitas Gunung Lokon, Dilarang Mendekat di Jarak 1,5 Kilometer dari Kawah

Meski tak ada peningkatan, namun menurut Kalangi Gunung Lokon sebetulnya sudah berstatus level II a

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Chintya Rantung
Hesly Marentek/Tribun Manado
Kepala BPBD Kota Tomohon Robby Kalangi saat melakukan pengecekan di Pos Pemantauan Gunung Lokon. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Munculnya kabar adanya peningkatan status Gunung Lokon langsung ditanggapi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon.

Kepala BPBD Kota Tomohon langsung melakukan koordinasi dengan Pos Pemantauan Gunung.

"Sudah koordinasi bersama petugas Pos Pemantauan bahwa tidak ada peningkatan aktivitas Gunung Lokon," kata Robby Kalangi saat diwawancarai di Pos Pemantauan Gunung di Jalan Okoy Kakaskasen, Jumat (20/8/2021).

Meski tak ada peningkatan, namun menurut Kalangi Gunung Lokon sebetulnya sudah berstatus level II atau waspada sejak 2015 lalu.

"Memang sebetulnya sudah berstatus level II atau waspada. Itu sudah berlangsung sejak 2015 lalu," ujarnya yang juga diiyakan Reflin Aroll salah satu Petugas Pos Pengamatan Gunung.

Untuk itu, Kalangi menyebut dengan status tersebut, seharusnya tak dijinkan adanya aktivitas pendakian dengan jarak 1,5 Kilometer dari kawah.

"Harusnya tak ada aktivitas di jarak 1,5 Kilometer dari kawah," sebut Kalangi.

Untuk selanjutnya, BPBD bakal berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Agar nanti memantau para pendaki masyarakat yang hendak mendaki di Gunung Lokon.

"Kami akan koodinasi. Selain tujuan agar tak ada aktivitas di jarak 1,5 Kilometer dari Kawah. Tujuan lainnya yaitu agar tak terjadi kerumunan. Apalagi kan Gunung Lokon belakangan menjadi tujuan favorit para pendaki," tukasnya.

Adapun diketahui kabar adanya peningkatan aktivitas sempat heboh sejak Kamis (19/8/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved