Breaking News:

Sungai Mengandung Merkuri

Aktivitas Tambang Liar Jadi Penyebab Ada Merkuri di Air Sungai Bolmong

Saat ditemui tribunmanado.co.id, Deasy mengatakan jika banyak aktivitas tambang ilegal di hulu sungai-sungai tersebut.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Nielton Durado
Petugas DLH Bolmong saat mengambil sampe di Sungai Kaiya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Aktivitas tambang liar ditenggarai menjadi penyebab ada elemen kimia Merkuri di sungai Kabupaten Bolmong

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan Hidup, Pengelolahan Sampah dan Bahan Berbahaya Beracun, Deasy Makalalag

Saat ditemui tribunmanado.co.id, Deasy mengatakan jika banyak aktivitas tambang ilegal di hulu sungai-sungai tersebut.

"Salah satu penyebabnya adalah aktivitas tambang liar," ujarnya. 

Deasy menambahkan jika kebanyakan aktivitas tambang liar tersebut menggunakan elemen kimia seperti merkuri. 

Elemen kimia ini kemungkinan jatuh ke sungai, dan mencemari air yang ada di sungai. 

"Padahal kami sudah mengingatkan agar tidak menggunakan merkuri, karena dampaknya seperti ini," tegas dia. 

Sebelumnya diketahui, Senyawa Mercuri berhasil dideteksi dari air di tiga sungai di Kabupaten Bоlmоng, Provinsi Sulut.

Senyawa tersebut dideteksi, saat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bоlmоng, melakukan uji sampel air di tiga sungai, Jumat (20/8/2021). 

Ketiga sungai tersebut adalah sungai Onggak yang ada di Desa Komangan, sungai Dumoga, dan sungai Kaiya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved