Breaking News:

Berita Bitung

Tak Punya Sertifikasi, Industri Rumah Tangga di Bitung Dilarang Lakukan Pemasaran ke Umum

Ada sekitar puluhan industri rumah tangga pangan yang memproduksi makanan berat hingga makanan ringgan.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Ir Ny Rita Mantiri Tangkudung Ketua TP PKK Kota Bitung membuka pelaksanaan kegiatan Komunikasi Informasi dan edukasi keamanan pangan bagi masyarakat Kota Bitung di ballroom lantai 8 Fave Hotel Bitung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado Keberadaan industri rumah tangga pangan belakangan makin menjamur di Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pemerintah Kota Bitung melalui Dinas Kesehatan mencatat, ada sekitar puluhan industri rumah tangga pangan yang memproduksi makanan berat hingga makanan ringgan.

Keberadaan industri rumah tangga pangan seperti buat kripik, kue-kue kering, makanan dan usaha yang dikerjakan di rumah harus ada sertifikasi produksi pangan.

Hal itu sebagaimana yang dikatakan dr Windra Harlianto Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Dinas Kesehatan Kota Bitung kepada tribunmanado.co.id, Kamis (19/8/2021) sore.

Ia mengatakan, para pelaku usaha harus mengantongi sertifikasi produksi pangan.

"Kalau tidak ada sertifikasi produksi pangan tidak boleh di pasarkan ke umum, harus ada izin lebih dulu," kata dia usai Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi Keamanan Pangan Bagi Masyarakat Kota Bitung di Ballroom lantai 8 Fave Hotel Bitung.

Windra Harlianto menjelaskan, pengurusan sertifiasi produksi pangan cepat, mudah dan tidak lama.

Untuk memproses itu Dinas Kesehatan Kota Bitung, akan turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan hingga mengeluarkan rekomendasi, terhadap bahan pangan yang digunakan apakah aman atau tidak.

Kepada para pelaku UMKM lebih dahulu melakukan registrasi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP), lalu pelatihan yang dilakukan oleh Dinas kesehatan selama dua hari, register satu hari.

"Sekitar empat hari sudah bisa keluar sertifikat produksi pangan," tambahnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved