Breaking News:

Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kabupaten Sitaro Masih Tunggu Petunjuk BKN

Kemungkinan akan ada pertemuan dengan pihak BKN untuk membahas teknis pelaksanaan SKD

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Charles Komaling

TRIBUNMANADO.CO.CI, MANADO - Proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus bergulir. Beberapa waktu lalu, Panitia Seleksi (Pansel) CPNS telah mengumumkan hasil sanggahan yang diajukan para pelamar setelah dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam seleksi administrasi.

Sesuai jadwal yang ada, proses seleksi akan berlanjut ke tahapan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sitaro, Stengly Langi mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait pelaksanaan SKD.

"Kemungkinan akan ada pertemuan dengan pihak BKN untuk membahas teknis pelaksanaan SKD. Makanya kita masih menunggu petunjuk lanjut," kata Langi, Kamis (19/8/2021).

Seperti tahun 2020 lalu, pelaksanaan SKD CPNS akan dilaksanakan secara serentak dengan pembagian jadwal waktu dan lokasi yang diatur BKN. Apalagi, sambung Langi, dalam situasi pandemi seperti saat ini, panitia pelaksana dituntut untuk super hati-hati dalam menggelar kegiatan yang melibatkan banyak orang, seperti SKD.

"Diperlukan pengaturan yang matang sebelum menggelar SKD, termasuk penerapan protokol kesehatan karena adanya pandemi Covid-19 saat ini," lanjut Langi.

Jika merujuk pada jadwal tahapan seleksi CPNS yang ada, Langi bilang kegiatan SKD akan digelar antara tanggal 25 Agustus 2021 sampai dengan 4 Oktober 2021.

"Jika sudah ada kepastian waktu, panitia akan menyampaikan itu kepada para calon peserta seleksi," ujar pejabat jebolan Pendidikan STPDN itu.

Dia menambahkan, sebelum masuk pada tahapan pelaksanaan seleksi SKD, pihaknya telah menindaklanjuti 10 sanggahan yang masuk dari para pelamar yang sebelumnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

"Ada 48 sanggahan yang masuk. 10 di antaranya kita tidak lanjuti dan dinyatakan memenuhi syarat," ungkap Langi.

"Setelah diverifikasi ulang, ternyata ijazah mereka sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang disyaratkan dalam seleksi kali ini. Ada juga untuk tenaga kesehatan yang STRnya sudah lewat. Nah, sesuai petunjuk dari KemenPAN-RB, itu bisa diterima asalkan yang bersangkutan menunjukan bukti pembayaran perpanjangan masa berlaku STR," ujar Langi. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved