Kebakaran
Satu Rumah Terbakar 3 Orang Tewas, Kejadian Dini Hari, Warga Sempat Dengar Suara Teriakan
Kebakaran terjadi. Satu rumah ludes terbakar. Tiga orang jadi korban tewas pada kejadian kebakaran ini.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebakaran terjadi. Satu rumah ludes terbakar.
Tiga orang jadi korban tewas pada kejadian kebakaran ini.
Lokasi kebakaran di Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur NTT.
Baca juga: Gempa Bumi Selasa 17 Agustus 2021 Tadi Siang, Jawa Timur 3 Kali Diguncang, Ini Lokasi dan Magnitudo
Baca juga: 16 Agustus 2021, 350 Pasien Covid-19 di Sulut Sembuh
Baca juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 18, Simak Berikut Beberapa Syarat untuk Mendaftar

Kondisi rumah korban di Kelurahan Waibalun, Flores Timur yang ludes terbakar akibat hubungan arus pendek. (POS KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA)
Kejadian nahas menimpa salah satu keluarga di Kelurahan Waibalun, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Senin (16/8/2021) Pukul 03.00 Wita.
Tiga orang dalam satu rumah tewas seketika, setelah disambar arus listrik yang membakar ludes seluruh isi rumah.
Ketiga korban tewas yakni sang ayah berinisial HABL (48), anak laki-lakinya EYSL (15) dan saudari perempuan dari korban HABL berinisial, MMUL (52).
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran itu diakibatkan arus pendek yang bersumber dari kabel induk menuju rumah korban.
Api listrik itu kemudian menyambar seluruh isi rumah, yang saat itu penghuninya sedang tertidur lelap.
Menurut dia, saat kejadian, warga sekitar sempat ke luar hendak memberi pertolongan. Namun, percikan arus listrik dari kabel induk yang terus merambat membuat warga ketakutan.
Warga sempat mendengar teriakan korban meminta pertolongan. Namun, mereka tak berdaya, setelah melihat sambaran api listrik yang semakin membesar.
"Korban sempat teriak tolong. Tapi mau bagaimana, kobaran arus listrik semakin besar," ungkap sumber itu.
Setelah api berhasil dipadamkan oleh warga, dua korban yakni sang ayah, HABL dan anak lelakinya, EYSL ditemukan persis di depan pintu.

Keluarga korban sedang meratap di depan peti jenazah di tenda duka. (POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA)
Baca juga: Gempa Terkini Siang Ini Selasa 17 Agustus 2021, Berikut Info BMKG Magnitudo dan Koordinatnya
Baca juga: 6 Momen Upacara HUT KE-76 RI: Kembalinya Naskah Teks Proklamasi Asli dan Pengibaran Bendera Raksasa
Baca juga: Bupati Bolsel Iskandar Kamaru Pimpin Upacara HUT Ke-76 Republik Indonesia
"Sepertinya keduanya sempat berusaha keluar melalui pintu depan. Tapi mungkin tersambar arus listrik," katanya.
Kasi Humas Polres Flotim, Ipda Anwar Sanusi mengatakan, sesaat setelah kejadian, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab kebakaran.
Namun, dugaan sementara, berdasarkan keterangan saksi, kejadian itu disebabkan arus pendek.
"Dari keterangan saksi, dalam minggu ini, HABL sering memperbaiki stop kontak di rumah.
Jadi dugaan sementara, penyebabnya karena arus pendek atau korsleting listrik.
Saat ini, ketiga jenazah itu sudah dikuburkan di TPU Santo Ignatius Waibalun. (*)
Baca juga: Jajaran Polsek di Manado Rayakan HUT ke-75 RI Dengan Menyalurkan Bantuan Kepada Warga Isoman
Baca juga: Kisah Soekarno Berapi-api saat Persunting Istri Pertama, Marah Didikte Penghulu: Saya Memberontak
Baca juga: Masyarakat Papua Barat Pertahankan Kemerdekaan, Kibarkan Bendera Raksasa 300 Meter
Baca juga: Pemkot Manado Rayakan HUT-RI Ke-76, Wali Kota : Isi Kemerdekaan dengan Pembangunan
SUMBER:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/keluarga-korban-sedang-meratap-di-depan-peti-jenazah-di-tenda-duka.jpg)