Breaking News:

Pemkab Sitaro Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI secara Terbatas

Dilaksanakan secara terbatas dengan jumlah pelaksana dan peserta tidak sampai 40 orang

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Charles Komaling
octavian
Upacara HUT Kemerdekaan di Sitaro 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (17/8/2021).

Upacara yang berlangsung di halaman depan kantor bupati itu dilaksanakan secara terbatas dengan jumlah pelaksana dan peserta tidak sampai 40 orang. Pantauan Tribunmanado.co.id di lokasi upacara, tampak peserta upacara terdiri dari Wakil Bupati Kepulauan Sitaro John Palandung bersama Ketua TP-PKK Diane Palandung Kamu, unsur Forkopimda, sejumlah pimpiman OPD, barisan TNI dan Polri serta ASN.

Sedangkan pengibar bendera terdiri dari tiga orang peserta. Tampil sebagai pejabat dalam upacara tersebut, yakni Bupati Evangelian Sasingen selaku Inspektur Upacara, Kapolsek Siau Barat, AKP Novryanto Sadia sebagai Perwira Upacara serta Iptu Adolf Wangka sebagai Komandan Upacara.

Upacara diawali dengan laporan komandan upacara kepada inspektur upacara. Selanjutnya pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Ketua DPRD Sitaro, Djon Janis dan dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sitaro serta pengibaran bendera merah putih.

Bupati Kepulauan Sitaro, Evangelian Sasingen yang diwawancarai usai pelaksanaan upacara mengatakan, pembatasan-pembatasan yang diberlakukan akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 saat ini tidak mengurangi makna peringatan kemerdekaan RI khususnya di Kabupaten Sitaro.

"Walapun dalam suasana seperti ini, tetapi sebagai warga negara Indonesia yang menikmati kemerdekaan, tentu kita harus tetap memaknai peringatan hari kemerdekaan ini," kata bupati.

Menurut bupati, mewabanya pandemi Covid-19 hingga saat ini menuntut semua pihak harus menyesuaikan dengan kebiasaan-kebiasaan baru, termasuk pembatasan pelaksanaan upacara.

"Mari kita jadikan momentum ini untuk terus berjuang melawan pandemi yang ada. Tetap semangat dan tetap sehat dengan menjalankan protokol kesehatan," ujar bupati.

Apapun yang sedang melanda dunia, termasuk Indonesia, semua pihak tidak boleh kalah, apalagi harus kehilangan makna dari peringatan kemerdekaan. "Seperti tema hari kemerdekaan kita kali ini, yakni Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. Jadi tidak boleh surat dan sekali lagi tetap semangat," ujarya.

Usai upacara, bupati dan wakil bupati serta jajaran Forkopimda mengikuti upacara secara virtual yang ditayangkan secara live dari Istana Merdeka Jakarta. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved