Kecelakaan
Kecelakaan Maut Tadi Pukul 13.30 WIB, 2 Orang Tewas, Korban Tertabrak Truk saat Hendak Belok Kanan
Kecelakaan maut di Kabupaten Muarojambi, Minggu (15/8/2021), melibatkan sepeda motor dan truk, akibatnya dua orang tewas.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Kabupaten Muarojambi, Minggu (15/8/2021).
Kecelakaan tersebut melibatkan truk dan sepeda motor.
Akibat kecelakaan tersebut dua orang tewas.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG Besok Senin (16/8/2021), Ini Daftar Wilayah Potensi Dilanda Cuaca Ekstrem
Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Senin 16 Agustus 2021, Aries Sensitif, Cancer Penuh Tantangan
Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di jalan lintas Jambi - Palembang KM 19, RT 22, Desa Sebapo, Kecamatan Mestong, sekira pukul 13.30 WIB.
Dalam insiden kecelakaan itu, dua orang warga Desa Nagasari, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, meninggal dunia.
Foto: Korban tergeletak setelah ditabrak truk di jalan lintas Jambi-Palembang KM. 19 RT. 22 Desa Sebapo, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Minggu (15/8/2021).
Kecelakaan lalu lintas ini dikatakan Kasat Lantas Polres Muarojambi AKP Nafrizal.
Menurutnya, kendaraan yang terlibat laka lantas yakni sepeda motor Honda Vario BH 6303 ZO, dengan mobil Nissan Truck BA 8697 RB.
Kronologis kejadiannya, berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP kecelakaan tersebut bermula dari sepeda motor Honda Vario BH 6303 dari arah Jambi menuju arah Palembang.
"Pada saat di TKP sepeda motor BH 6303 hendak berbelok ke lajur sebelah kanan tanpa menghidupkan lampu sen. Dari arah berlawanan datang mobil Nissan Truck BA 8697 RB sehingga tabrakan tak terhindari," kata AKP Nafrizal.
AKP Nafrizal mengatakan, pada kecelakaan itu merupakan tabrak lari, menyebabkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat.
"Setelah dilakukan pengejaran, sopir mobil truck sudah berhasil diamankan di depan Kampus UIN Mendalo oleh Unit Patwal Muarojambi," ungkapnya.
Untuk indentias korban inisial SAN,16 tahun, laki-laki seorang pelajar, dan AIS, 31 tahun, perempuan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kedua korban kecelakaan tabrak lari tersebut merupakan keponakan dan bibinya.
Terhadap korban sudah di rumah duka Desa Nagasari Kecamatan Mestong Kabupaten Muarojambi.
Foto: Ilustrasi kecelakan.
Kecelakaan Tadi Pagi, 2 Orang Jadi Korban, Mobil Pikap Hantam Sepeda Motor lalu Tabrak Pohon
Terjadi kecelakaan lalu lintas di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (15/8/2021) Pagi.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor dan mobil pikap.
Akibat kecelakaan tersebut dua orang menjadi korban.
Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di kawasan Jalan Kupang Indah, Dukuh Pakis.
Dalam insiden kecelakaan itu, mobil pikap menghantam pengendara motor.
Saking kerasnya benturan antar kedua kendaraan itu, bodi motor bernopol L-2310-NZ itu, ringsek parak, karena sempat tergilas ban depan mobil pikap.
Sementara mobil warna hitam bernopol L-9385-CC itu juga menghantam pohon berukuran besar di bahu jalan.
Kaca depan mobil tersebut hancur, dan serpihannya bertebaran.
Petugas keamanan Perumahan Kupang Indah M Taufik, mengatakan, insiden tersebut sudah ditangani oleh Anggota Unit Lalu Lintas Polsek Dukuh Pakis, Polrestabes Surabaya.
Sedangkan korban luka-luka, sudah ditangani dengan kedatangan mobil ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya.
"Dugaan (penyebab) saya enggak tahu. Langsung dibawa polisi Dukuh Pakis. Ada ambulan," katanya saat ditemui TribunJatim.com di sekitar lokasi, Minggu (15/8/2021).
Sementara Kepala Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Heru Sujio mengungkapkan, dua korban yang terlibat kecelakaan mengalami luka-luka, dan sudah dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya.
Sopir mobil pikap bernama Sukma Mtuqien (21) warga Magetan, mengalami luka ringan yakni nyeri pada bagian kaki kanan, akibat benturan.
Sedangkan, pengendara motor Deni Oktavianus (27) warga Bubutan, Surabaya, mengalami patah tulang kaki kanan.
"Semua korban sudah kami berikan layanan medis. Sedangkan kendaraan kami amankan di kantor," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com
Berdasarkan hasil analisisnya setelah mendengar keterangan para saksi dan korban, Heru menerangkan, insiden tersebut disebabkan kelalaian sopir pikap.
Pasalnya, sopir tidak memperhatikan jarak aman dengan kendaraan yang ada di sekitarnya, tatkala bermanuver di kawasan jalan tersebut, yang berkontur tikungan.
"Benar, saat menyalip tidak mempunyai ruang gerak yang cukup sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Bibi dan Keponakan Tewas Ditabrak Truk di Desa Sebapo Mestong, Sopir Sempt Kabur Hingga ke Mendalo