Breaking News:

Bank Indonesia

Kue Peninggalan Kolonial Belanda

Masyarakat Manado yang dikenal ramah dan memiliki rasa toleransi tinggi, cukup terbuka dengan budaya yang dibawa oleh kolonial Belanda saat itu, khusu

Editor: Aldi Ponge
ISTIMEWAGenBI Unsrat
Juan Albertus Suratno, GenBI Unsrat 

Penulis Juan Albertus Suratno, GenBI Unsrat

TRIBUNMANADO.CO.ID - Halo teman-teman semua, kalian udah denger kue yang namanya klappertaart belum? Kalau teman-teman baca dari namanya, pasti semuanya ngira kalau kue yang satu ini adalah kue yang berasal dari luar negeri, kan? Hmm, Itu juga ga sepenuhnya salah sih, kalau dipikir-pikir, kan ga ada kosakata klappertaart di KBBI.

Jadi, klappertaart ini merupakan kue khas provinsi Sulawesi Utara. Klappertaart sendiri dipengaruhi oleh bangsa Belanda saat masa kolonial. Para pedagang kue Belanda yang mendiami daerah Manado membawa resep ini ke masyarakat saat itu.

Masyarakat Manado yang dikenal ramah dan memiliki rasa toleransi tinggi, cukup terbuka dengan budaya yang dibawa oleh kolonial Belanda saat itu, khususnya dalam hal kuliner.

Secara etimologis, Kata klappertaart berasal dari bahasa Belanda yaitu klapper yang artinya kelapa dan taart yang berarti kue. Jadi, secara harfiah klappertaart berarti kue kelapa.

Sesuai namanya sendiri, Klappertaart terbuat dari bahan dasar buah kelapa sebagai bahan baku yang paling esensial, serta terigu, susu, mentega, telur untuk membuat campuran adonan kuenya sendiri.

Tidak lupa juga ada bahan pelengkap seperti kacang kenari cincang, bubuk kayu manis, dan kismis. Tadi itu bahan yang paling dasar dari klappertaart, dengan kata lain, merupakan bahan yang harus ada ketika kita membuat klappertaart.

Teman-teman semua juga bisa menambah variasi bahan-bahan lain ketika membuat kue ini, seperti susu, keju, coklat rum, buah beri dan sebagainya sebagai menambah varian rasa dari kue klappertaart.

Bisa dilihat dari bahan-bahannya kalau klapeertaart ini mengandung kalori yang cukup tinggi ketika sudah jadi. Jadi, kue ini kurang disarankan buat teman-teman yang sedang menjalani program diet, tapi sekali-kali memakannya juga bukan merupakan masalah yang besar. 

Sebenarnya cara membuat kue klappertaart ini ada 2 cara, yaitu dipanggang dan dikukus. Sederhananya, kita mencampur semua bahan dasar, lalu kita bisa memilih cara memasaknya dengan 2 cara tadi. Jika dipanggang, klappertaartnya akan berbentuk padat seperti kue kering, adapun ketika dikukus maka menghasilkan kue klappertaart yang lembut dan lumer dimulut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved