Gempa Bumi
Gempa Selasa 11 Agustus 2021 Pagi Info Terkini BMKG, Ini Lokasi dan Data Magnitudo
Gempa Bumi hari ini Rabu 11 Agustus 2021 di Jawa Timur. Info terkini BMKG data magnitudo dan episenter pusat gempa.
Penulis: Frandi Piring | Editor: Frandi Piring
TRIBUNMANADO.CO.ID - Info terkini BMKG gempa bumi hari Rabu 11 Agustus 2021 pagi di wilayah Jawa Timur.
BMKG Yogyakarta melalui laporan tertulis di akun twitter Stageof Sleman, gempa dirasakan di Pacitan, Jawa Timur pukul 06:26 WIB, Rabu (11/8/2021).
Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 3.2 SR.
Lokasi koordinat gempa berada di 8.646 LS - 110.74519 BT.
Episenter pusat gempa berada di laut 65 Km Barat Daya Pacitan.
Sedangkan kedalaman gempa 84 Km.

"Info Gempa Mag:3.2 SR, 11-Aug-21 06:26:50 WIB, Lok:8.646 LS,110.74519 BT (65 km BaratDaya PACITAN-JATIM), Kedlmn:84 Km ::BMKG-PGR VII" demikian tulis akun twitter Stageof Sleman @bmkgjogja.
Prediksi BMKG wilayah Jawa Timur dilanda Tsunami
Beberapa waktu lalu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta jajaran Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan langkah strategis terkait potensi gempa dan tsunami di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, yang diprakirakan bisa mencapai 25-28 meter.
Langkah strategis diperlukan untuk meminimalisasi dampak terburuk dari terjadinya potensi gempa dan tsunami tersebut.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, potensi tsunami tinggi di Kabupaten Pacitan lantaran dalam peta wilayah itu dekat dengan teluk yang mengumpulkan tenaga gelombang tinggi dan relatif dekat dengan letak episentrum gempa, sehingga dapat dikatakan menjadi zona merah.
“Misalnya peta daerah Pacitan, Jawa Timur, warna merah menunjukkan gelombang tinggi 10-14 meter, semakin merah semakin tinggi pula gelombang, warna kuning gelombang 2-3 meter, serta warna hijau gelombang setengah meter,” papar Dwikorita saat Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan arahan atas kesiapsiagaan bencana secara daring di Jakarta, Rabu (21/7/2021).
Dwikorita menyebutkan ada 10 kajian ilmiah terkait prediksi bencana yang dijabarkan dalam sebuah peta untuk memudahkan memahami dengan tiga warna yakni merah, kuning dan hijau.
Pada kasus Kabupaten Pacitan, akses zona merah menuju zona hijau kemungkinan tercepat melalui sungai yang mengalir.
Namun, jika terjadi tsunami, sungai tersebut menurut Dwikorita berpotensi menambah dampak kerusakan wilayah.