Taufik Hidayat
Taufik Hidayat Ulang Tahun, Ami Gumelar Panjatkan Doa dan Tulis Kalimat Romantis Untuk sang Suami
Pada foto yang beredar tampak sosok Taufik Hidayat dan Ami Gumelar yang sedsng berduaan.
Penulis: Yeshinta Sumampouw | Editor: Yeshinta Sumampouw
TRIBUNMANADO.CO.ID - Mantan atlet bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat merayakan ulang tahun pada Selasa (10/8/2021).
Banyak ucapan selamat mengalir untuk salah satu legenda Bulu Tangkis Tanah Air tersebut.
Berawal dari unggahan sang istri, Ami Gumelar, di media sosial.

Istri Taufik Hidayat tersebut mengunggah potret mesra mereka dan menuliskan ucapan manis untuk sang suami.
Pada foto yang beredar tampak Ami Gumelar dan Taufik Hidayat berswafoto.
Ami tampak mengenakan baju berwarna hijau, sementara Taufik tampak memakai kaus hitam.
"Happy Birthday ya kamu," tulis Ami Gumelar mengawali.
Di ulang tahun sang suami kali ini, Ami Gumelar berharap sang suami panjang umur agar bisa hidup menua bersama.
"Sehat-sehat terus biar bisa jagain kita semua dan sayang-sayangan terus sampe tua. Amin. Makasih Allah," tulis Ami Gumelar.
Unggahan tersebut lantas menuai komentar dari berbagai kalangan, termasuk dari para artis.
"Happy birthday kakak Taufik Hidayat, all the best ya," ungkap Gading Marten.
"Wah Papa Taufik ulang tahun! Sehat dan seru terus ya kalian berdua," tulis Widi Mulia.
"Tambah mirip! Bahagia selalu, panjang usia ya buat Mas-nya, amin," kata Krisdayanti Lemos.
Sosok Taufik Hidayat

Taufik Hidayat pernah meraih medali emas olimpiade 2004 cabang bulu tangkis.
Ia pernah menceritakan kehidupannya sebelum menjadi atlet dengan segudang prestasi.
Dikutip dari Kompas.com, Taufik pernah mengaku punya pilihan yang berat sebelum memutuskan menjadi atlet saat masih usia muda.
Taufik Hidayat sempat di ambang rasa bimbang antara memilih menjadi layaknya seperti teman-temannya atau menjadi olahragawan.
Jika memilih hidup sebagai atlet, maka dia harus melepas segala kegiatan seperti teman-temannya yang bisa bersekolah mengikuti jenjang formal.
Selain itu, ia harus melupakan masa anak-anak dan remaja kemudian hanya berkutat dengan raket maupun shuttlecock.
"Menjadi atlet itu harus mengesampingkan yang namanya kehidupan," kata Taufik dalam acara peresmian penerimaan mahasiswa baru Institut Teknologi Bandung (ITB), Agustus 2018.
"Satu, main. Dua, saya ini bukan milik keluarga, bukan milik temen, pacar, istri. Tapi milik masyarakat Indonesia," ujarnya.
Keputusan menjadi seorang atlet Taufik ambil ketika usianya masih 13 tahun.
"Jadi ketika 13 tahun, orang tua saya memberi kesempatan untuk memutuskan apa saya tetep di olahraga atau sekolah."
"Kemudian saya memutuskan untuk bulu tangkis dan itu perjuangannya tidak mudah," jelas dia di akun resmi YouTube ITB.
Keputusan itu berbuah manis untuk Taufik Hidayat yang berkomitmen bertanggung jawab dengan pilihannya.
Taufik pernah merasakan puncak kariernya sebagai pebulu tangkis nomor satu dunia dan medali emas dari berbagai turnamen maupun kompetisi.
Akan tetapi, prestasi-prestasi yang dia raih tak membuatnya mencapai kepuasan dalam hidupnya.
Sebaliknya, pria 38 tahun itu ingin kembali ke masa saat dia kecil dan memilih untuk menjadi orang biasa sehingga bisa menikmati jenjang pendidikan pada umumnya.
"Kalaupun saya bisa dilahirkan kembali, saya ingin (pilih) sekolah, ingin kuliah, ingin makan pendidikan lebih tinggi lagi," ungkapnya.
Karena, ucapnya, menjadi seorang atlet bukan hal mudah. Penuh tantangan sekaligus taruhan untuk masa depannya.
"Di Indonesia ini banyak orang tua meraguan anaknya jadi atlet. Karena berpikir masa depannya seperti apa."
"Kita nggak tahu, sampai kapan kita jadi atlet, kita nggak tahu," ujar dia. (*)