Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Selasa 10 Agustus 2021

RENUNGAN HARIAN KELUARGA Keluaran 2:15 - Menghindar dari Ancaman adalah Cara Terbaik

Paulo Coelho seorang penulis dari Brazil (1974) pernah berkata: “Biasanya ancaman kematian membuat orang jauh lebih menyadari

Editor: Aswin_Lumintang
Kolase Tribun Manado/Foto: Istimewa
Ilustrasi Nabi Musa 

Keluaran 2:15
"Ketika Firaun mendengar tentang perkara itu, dicarinya ikhtiar untuk membunuh Musa. Tetapi Musa melarikan diri dari hadapan Firaun dan tiba di tanah Midian, lalu ia duduk-duduk di tepi sebuah sumur."
----------------------------------------------

Ilustrasi Nabi Musa membelah lautan agar Kaum Bani Israil bisa lari dari kejaran Fir'aun
Ilustrasi Nabi Musa membelah lautan agar Kaum Bani Israil bisa lari dari kejaran Fir'aun (Net)

TRIBUNMANADO.CO.ID - Paulo Coelho seorang penulis dari Brazil (1974) pernah berkata: “Biasanya ancaman kematian membuat orang jauh lebih menyadari jiwa mereka.” paulo berada di Brazil, jauh dari tempat kita bahkan berada di seberang lautan.

Ungkapannya ini menunjukan bahwa berada di seberang lautan. Ungkapannya ini menunjukan bahwa ternyata dimana-mana secara universal orang akan berpikir tentang keselamatan jiwanya ketika ia berhadapan dengan ancaman. Dengan demikian keselamatan jiwa adalah hal yang paling penting untuk dipikirkan.

Lebih baik menghindar daripada harus kehilangan jiwa atau nyawa.
Pembacaan kita ini, menunjukan juga bagaimana Musa harus menghindar dari Mesir karena merasa jiwanya terancam. Hal ini terjadi karena Firaun telah mendengar perkara pembunuhan yag telah dilakukan oleh Musa. Di ayat sebelumnya diceriterakan bagaimana Musa telah membunuh seorang Mesir yang memukul seoranga Ibrani.

Baca juga: BACAAN ALKITAB Keluaran 2:15 - Terancam Dibunuh, Musa Tetap Aman

Baca juga: Tak Malu Idap Kelainan di Wajah, Keluarga Manurung Dulu Viral, Kini Makin Banyak Pengikut di Medsos

Dikatakan bahwa setelah Firaun mendengar tentang perkara itu, dicari ikhtiar untuk membunuh Musa. Ikhtiar Firaun untuk membunuh Musa telah dikatahui Musa. Ini berarti Jiwanya terancam. Oleh sebab itu Musa mengambil keputusan untuk menghindar dari ancaman itu. Inilah cara terbaik yang dilakukannya sehingga ia melarikan diri dari hadapan Firaun dan sampailah ia di tanah Midian dan duduk-duduk di tepi sebuah sumur. Dengan demikian menghindar dari ancaman adalah cara terbaik sehingga jiwa dapat terselamatkan.

Sebagai keluarga Kristen dalam kehidupan berkeluarga, kita dapat saja berhadapan dengan berbagai situasi yang mengancam jiwa. Misalnya, ketika ada amarah, dendam dan iri hati yangta terkendalikan, kita bisa kalap dan melakukan tindakan kekerasan fisik.

Maka cara terbaik adalah sebaiknya menghindar dari adu mulut apalagi adu fsik. Sabarlah terhadap satu sama lain, antara suami isteri, orang tua dan anak serta antara kakak beradik. Tuhan kiranya memampukan kita untuk saling mengasihi, saling memaafkan dan saling menyempurnakan. Amin.

DOA: Terpujilah engkau Bapa di Sorga, karena kami boleh ditegur oleh Firman-Mu. Mampukan kami untuk hidup dalam kasih, sabar dan saling menyempurnakan supaya kami terhindar dari ancaman yang bisa mengancam jiwa kami. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved