Breaking News:

Sulut Maju

Olly Dondokambey Pimpin Sulut 'Perang' Lawan Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi Melejit 8,49 persen

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey didampingi Wagub Steven Kandouw terus memimpin Sulawesi Utara di masa Pandemi Covid-19

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Humas Pemprov Sulut
Olly Dondokambey Pimpin Sulut 'Perang' Lawan Covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey didampingi Wagub Steven Kandouw terus memimpin Sulawesi Utara di masa Pandemi Covid 19

Di dera Covid di awal 2020, Olly terus berupaya mempertahankan Pertumbuhan Ekonomi di samping jor-joran melakukan penanganan terhadap pandemi

Langkah pemerintah membuahkan hasil, sempat terkontraksi, ekonomi Sulut membaik dari waktu ke waktu, terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut merilis men data ekonomi Sulut pada triwulan II-2021.

Ekonomi tumbuh 8,49 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pencapaian ini jauh lebih tinggi dari pertumbuhan rata-rata ekonomi Indonesia triwulan II-2021 sebesar 7,07 persen (yoy).

Olly Dondokambey Pimpin Sulut 'Perang' Lawan Covid 19
Olly Dondokambey Pimpin Sulut 'Perang' Lawan Covid 19 (Humas Pemprov Sulut)

Sebelumnya, ekonomi Sulut tumbuh 1,87 persen pada triwulan I-2021.

Sementara pada triwulan II-2020, ekonomi Sulut harus mengalami kontraksi hingga minus 3,84 persen.

Dari sisi produksi, hampir seluruh lapangan usaha di Sulut mengalami pertumbuhan positif pada triwulan II-2021 dengan pertumbuhan paling signifikan dialami oleh lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum, yakni sebesar 70,62 persen.

Olly Dondokambey Pimpin Sulut 'Perang' Lawan Covid-19
Olly Dondokambey Pimpin Sulut 'Perang' Lawan Covid-19 (Humas Pemprov Sulut)

Adapun dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen pengeluaran pembentukan modal tetap bruto yakni sebesar 14,76 persen.

Struktur ekonomi Sulut triwulan II-2021 didominasi oleh lima lapangan usaha, berturut-turut yakni pertanian, kehutanan, dan perikanan 20,87 persen; perdagangan besar-eceran, reparasi mobil-sepeda motor 13,26 persen; konstruksi 11,88 persen; industri pengolahan 9,97 persen; dan transportasi dan pergudangan 8,62 persen.

Kemudian dari sisi pengeluaran didominasi oleh komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 41,77 persen, kemudian pembentukan modal tetap domestik bruto sebesar 33,87 persen, serta ekspor barang dan jasa sebesar 26,42 persen. (adv)

Baca juga: Gubernur Olly Dondokambey Gaungkan Gerakan Mari Jo Bakobong, Nilai Tukar Petani Naik Konsisten

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved