Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Menantu Jokowi Minta Tenda Darurat Pasien Covid-19 Dibongkar, Bobby: Maksudnya Apa . .

Menantu ke-2 Presiden Jokowi itu meminta jika kamar untuk pasien di satu RS sudah penuh agar diarahkan ke Rs lainnya yang masih lowong.

Editor: Frandi Piring
instagram @bobbynst
Wali Kota Bobby Nasution minta bongkar tenda darurat Covid-19 di Medan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar terbaru dari Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan Rumah Sakit (RS) yang mendirikan tenda untuk pasien Covid-19 di Medan agar membongkar tendanya.

Suasana tenda darurat RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dipenuhi pasien yang membeludak, Kamis (24/6/2011). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)
Suasana tenda darurat RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi dipenuhi pasien yang membeludak, Kamis (24/6/2011). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR) (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Menantu ke-2 Presiden Jokowi itu meminta jika kamar untuk pasien di satu Rumah Sakit sudah penuh agar diarahkan ke Rumah Sakit lainnya yang masih lowong.

"Dari kemarin kita catat ada dua rumah sakit yang membuka tenda darurat, yang pertama itu Columbia, sekarang Hermina.

Ada dua kemarin yang pasang kita sudah minta tidak dilakukan lagi penambahan-penambahan pakai-pakai tenda kecuali BOR kita sudah masuk ke zona merah atau zona hitam," ujar Bobby, Senin (9/8/2021).

Bobby Nasution mengatakan, pihak manajemen Rumah Sakit yang membuka pelayanan di tenda-tenda darurat seharusnya melihat kondisi Bed Occupancy Rate (BOR) di Medan saat ini.

"Harus bisa berpatokan, lihatlah BOR Kota Medan.

Kalau misalnya Rumah Sakitnya penuh, seperti kemarin katanya RS Columbia penuh jadi pelayanan harus dilakukan di dalam tenda,"

"Saya bilang kemarin ketika penyakit yang lain penuh kenapa tidak dibuat tenda, ini juga Hermina maksudnya apa," ujarnya.

Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meluncurkan pilot project penanggulangan dan penanganan sampah domestik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (3/7/2021) siang.
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meluncurkan pilot project penanggulangan dan penanganan sampah domestik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (3/7/2021) siang. (TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA)

Ia mengingatkan agar RS yang penuh tidak melakukan penambahan ruang rawat di tenda dan mengarahkan ke RS yang masih tersedia.

"BOR kita di Kota Medan itu 73 persen, ini angka yang tinggi memang, sebelumnya memang 30 an persen.

Tapi kan dari persentase itu masih ada space, bukan penuh semuanya,

kalau misalnya penuh larikan ke Rumah Sakit lainnya,

kita punya 44 Rumah Sakit di Medan, kalau satu yang penuh Rumah Sakit lain masih ada," pungkasnya.

(TribunMedan.com)

Tautan:

https://medan.tribunnews.com/amp/2021/08/09/bobby-nasution-minta-rs-yang-dirikan-tenda-darurat-covid-19-dibongkar-rumah-sakit-lain-maih-ada

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved